Pencurian Listrik Proyek Parepare Beach City Harus Diusut

Selasa, 27 Januari 2015 - 22:58 WIB
Pencurian Listrik Proyek...
Pencurian Listrik Proyek Parepare Beach City Harus Diusut
A A A
PAREPARE - Anggota DPRD Kota Parepare, H Tasming Hamid mendesak kepolisian mengusut dugaan pencurian listrik yang terjadi dalam pelaksanaan mega proyek Parepare Beach City di Jalan BJ Habibie, Parepare.

Legislator Partai Demokrat ini mengaku, pihaknya juga sempat mendengar informasi terkait pencurian listrik yang digunakan dalam proses pelaksanaan proyek senilai Rp2.4 miliar tersebut.

Tasming mengatakan, hal tersebut adalah pelanggaran yang mestinya tidak perlu dilakukan, mengingat proyek tersebut merupakan program pemerintah.

Ketua Hipmi Parepare ini menambahkan, karena pencurian adalah pelanggaran, harusnya pihak kepolisian mengambil tindakan dan memproses hal tersebut.

"Polisi yang seharusnya ikut mengambil tindakan karena pencurian listrik adalah pelanggaran. Selesaikan saja sesuai hukum yang berlaku," timpalnya.

Terpisah, Koordinator Indonesian Timur Corupction Watch (ITCW), Jasmir L Laintang menduga, telah terjadi kongkalikong antara pihak PLN dan pelaku pencurian listrik yang terjadi dalam kegiatan pelaksaan proyek Parepare Beach City.

"Tidak adanya tindakan pencegahan atau reaksi terkait pencurian listrik itu dari pihak PLN, justru menimbulkan kecurigaan, jika ada pembiaran yang sengaja dilakukan PLN," katanya.

Terkait hal tersebut, kata Jasmir lagi, pihaknya secara lisan juga telah mengadukan hal tersebut ke Kejaksaan Negeri Parepare.

"Dalam waktu dua tiga hari ke depan, laporan tertulis akan kami serahkan ke Kejaksaan. Sementara kami kumpulkan bukti-buktinya," kata dia.

Sementara Direktur CV Amanullah Ahlak, Suadi, pelaksana mega proyek tersebut mengaku, tidak tahu menahu terkait pencurian listrik yang diarahkan pada pihaknya.

"Saya tidak tahu soal itu. Memang kami sempat menggunakan listrik dari tiang listrik yang ada di lokasi itu untuk penerangan saat proyek dikerjakan pada malam hari. Tapi itu atas persetujuan pihak pemerintah setelah kami menyurat ke PJU pada Dinas Tata Kota," paparnya.

Bahkan, kata Suadi, pihaknya juga telah membayar sebesar Rp1,5 juta untuk penggunaan listrik yang diduga dicaplok pada tiang listrik milik PJU. "Kami sudah bayar dendanya langsung ke kantor Pos," jelasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Syamsuddin Taha bahkan mengakui jika pencaplokan tersebut untuk keperluan penerangan saat dilakukan pengerjaan proyek pada malam hari.

"Tapi dendanya sudah kami bayar. Sudah dicabut dan sekarang menggunakan listrik dari sambungan meteran milik pedagang," katanya.

Sementara Kepala Cabang PLN Parepare, Hayyong mengaku tidak pernah menerima laporan terkait pencaplokan listrik yang terjadi dalam pelaksanaan proyek tersebut.

"Saya belum terima laporannya. Tolong beritanya dipending saja dulu. Saya ada rapat mendadak di Makassar selama sepekan," tandasnya saat dikonfirmasi via telepon.
(sms)
Berita Terkait
Pencuri Gasak Ratusan...
Pencuri Gasak Ratusan Meter Kabel PJU di Dekat Polres Bangkalan Saat Pemadaman Lampu PPKM
Maling di Bengkulu Gondol...
Maling di Bengkulu Gondol 450 Meter Kabel Tembaga dan 7 Aki Senilai Rp30 Juta
Hendak Curi Kabel di...
Hendak Curi Kabel di Gorong-gorong Cikokol, Pria Ini Tewas Tersengat Listrik
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Apes, Pencuri Kabel...
Apes, Pencuri Kabel Listrik Nyaris Tewas Kesetrum saat Beraksi di Palembang
Wali Kota Pontianak...
Wali Kota Pontianak Minta Polisi Tindak Tegas 2 Pelaku Pencurian Kabel Listrik di Waterfront
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
9 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
10 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
10 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
11 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
11 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved