400 Benda Purbakala Tercecer

Rabu, 21 Januari 2015 - 11:25 WIB
400 Benda Purbakala...
400 Benda Purbakala Tercecer
A A A
MAGELANG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang berupaya menyelamatkan sekitar 400 benda purbakala yang masih tercecer di sejumlah lokasi tersebar di wilayah kabupaten tersebut.

“Benda purbakala tersebut, antara lainberupayoni, lingga, nandi, padmasana, dan reruntuhan candi,” kata staf teknis lapangan Seksi Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisatadan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Lilik Eko K, kemarin. Dia mengatakan, hal itu saat evakuasi sejumlah yoni dari sawah atau kebun milik warga ke Balai Desa Banyuwangi, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.

“Sementara ada enam yoni dan dua umpak yang akan kami tempatkan di balai desa untuk pemeliharaan dan pengamanan benda peninggalan zaman Hindu sekitar abad VII-VIII ini,” katanya. Benda-benda itu ditemukan oleh seorang petani dusun tersebut, Abdul Ghofir, di areal persawahan milik Zaenudin, Senin (19/1).

Sekretaris Desa Banyuwangi, Abdul Kholik, bercerita bahwa Abdul Ghofir sedang membajak sawah menggunakan traktor sore itu. Namun tiba-tiba, roda traktor mengenai bongkahan benda keras. Ketika dilihat itu adalah sebongkah batu bulat berdiameter sekitar 80 sentimeter (cm) dan tinggi 40 cm. Petani itu lantas melaporkan penemuan itu kepada aparat pemerintah desa setempat.

Menurut dia, dugaan menguat lantaran tidak jauh dari lokasi penemuan umpak itu juga pernah ditemukan batu berbentuk kubus (yoni) dan arca sapi (nandi). Bahkan, batu-batu purba sudah ditemukan sejak puluhan tahun lalu namun dibiarkan berserakan di pinggir sawah dan pekarangan warga. Sebuah yoni dengan lebar 80 sentimeter dan tinggi 80 sentimeter sementara waktu dibiarkan di pinggir sawah.

Tiga yoni yang diamankan di balai desa masing-masing berukuran kecil, sedang, dan besar. Yoni kecil berukuran lebar 45 cm, tinggi 55 cm, dan panjang pancuran 22 cm. Yoni sedang berukuran lebar 55 cm, tinggi 55 cm, dan panjang pancuran 20 cm. Kemudian Yoni besar berukuran 70 cm, tinggi 50 cm, dan panjang pancuran 23 cm.

Sementara itu, umpak kecil yang diambil dari pekarangan warga berukuran diameter 30 cm dan tinggi 20 cm. Yoni tersebut merupakan sarana ritual bagi pemeluk agama Hindu. Pada 1980-an sudah ditemukan nandi kemudian dibawa ke kabupaten. Ada satu yoni di Desa Banyuwangi ini pancurannya dipotong orang.

Untuk menghindari perusakan lebih lanjut maka ada inisiatif dari pemkab mengumpulkan benda-benda bersejarah ini, baik yang sudah kelihatan maupun masih terpendam akan digali. “Ditemukannya sejumlah yoni di wilayah ini menandakan bahwa daerah ini merupakan perkampungan tua dan penduduknya padat, karena pada umumnya, setiap satu yoni itu berarti satu candi. Kalau ditemukan enam yoni berarti ada enam buah candi,” kata Lilik.

Pada tahun anggaran 2015, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang hanya menempatkan batu-batu purbakala ini di balai desa. “Karena benda purbakala jenis ini jumlahnya banyak dan negara tidak memerlukan untuk dimasukkan ke museum, kemungkinan besar benda purbakala ini tetap di desa ini. Mungkin bisa ditempatkan di luar gedung sehingga bisa untuk bahan pelajaran bagi para siswa,” katanya.

Menurut dia, pemilik tanah yang semula ketempatan benda purbakala itu akan mendapat bantuan pembayaran pajak setiap tahunnya.

Ant
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
17 menit yang lalu
Kejari Manggarai Barat...
Kejari Manggarai Barat Setor Rp2 Miliar Uang Korupsi ke Kas Negara
42 menit yang lalu
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
1 jam yang lalu
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
1 jam yang lalu
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
2 jam yang lalu
Karangan Bunga Hiasi...
Karangan Bunga Hiasi Kantor BGN, Ada Ucapan Terima Kasih Dipecatnya Dadan Hindayana
2 jam yang lalu
Infografis
Rusia Akui Sistem Rudal...
Rusia Akui Sistem Rudal S-400 Hancur Dihantam Misil ATACMS AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved