Dua Lahan Relokasi Tambak Disiapkan

Minggu, 18 Januari 2015 - 09:37 WIB
Dua Lahan Relokasi Tambak...
Dua Lahan Relokasi Tambak Disiapkan
A A A
BANTUL - Pemkab Bantul telah menyiapkan lahan di dua wilayah untuk relokasi tambak udang ilegal di pantai selatan yang mulai ditertibkan. Kedua lahan relokasi yang disiapkan berada di wilayah Wonoroto, Gadingsari, Sanden, dan Srigading.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, Tri Saktiyana, mengatakan, di wilayah Desa Srigading yang diproyeksikan sebagai lahan relokasi tambak baru tersebut berupa tanah kas desa. Sedangkan di wilayah Wonoroto Gadingsari menggunakan tanah Sultan (Sultan Ground) yang luasnya sekitar 32 hektare.

"Sesuai aturan baru tanah kas desa akan menjadi tanah Sul tan Ground, secara langsung ka mi juga sudah komunikasi dengan pihak Keraton (pemilik lahan SG)," kata Tri Saktiyana, kemarin. Terkait lahan relokasi baru di Srigading, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan kepala desa setempat, namun belum mengetahui luas tanah kas desa yang dapat dimanfaatkan sebagai calon lahan relokasi.

Pihaknya menargetkan penertiban dan pemindahan seluruh tambak udang tidak berizin di pantai selatan dapat diselesaikan pada tahun ini, meskipun penertiban tambak udang ta hap kedua setelah dilakukan pada awal Januari ini masih belum dilaksanakan. "Relokasi selesai tahun ini agar tidak keburu ru sak (lahan bekas tambak). Kalau untuk relokasinya nanti kemungkinan lokasinya menyatu, tidak pecah-pecah supaya pembinaan mudah dan terpadu," katanya.

Menurut dia, setidaknya ada se kitar 250 kolam tambak udang di sepanjang pantai selatan Bantul yang ditertibkan. Sebab, selain tidak berizin, tambak melanggar sempadan jalan Ja lur Jalan Lintas Selatan (JJLS), sempadan pantai, dan me nerjang gumuk pasir. Dia mengatakan, penertiban tambak udang telah dimulai pada 5 Januari 2014. Terhadap puluhan tambak yang melanggar sempadan jalan proyek nasional itu, penertiban dilakukan dengan penutupan tambak berupa pemasangan patok dan garis polisi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP) DIY, Andung Prihadi, mengatakan, Pemda DIY akan menggunakan Peraturan Daerah Istimewa (Perdais) yang mengatur ten tang penggunaan tanah Sultan Ground (SG) dan Pakualam Ground (PG) untuk menjerat para pemilik tambak yang marak di sepanjang pantai selatan DIY.

Menurutnya, Perdais tentang penggunaan SG tersebut akan selesai tahun ini. Saat ini pihaknya bersama DPRD DIY sedang menyusun rencana Perdais tentang lahan SG dan PG. Per dais tersebut akan mengatur tata cara penggunaan lahan SG dan PG yang tersebar di seluruh DIY. “Salah satu pengguna yang kami tahu ya petambak udang itu,”paparnya.

Dengan Perdais pertanahan tersebut, pihak keraton menjadi subyek pemilik tanah dengan bukti sertifikat atas nama pihak keraton Yogyakarta dan Pakualaman. Jadi, siapa pun pemakainya harus memiliki izin dari mereka, termasuk soal tambak udang. Izin tersebut biasanya be rupa surat kekancingan yang mengungkapkan boleh menggunakan Sultan Ground atau Pakualam Ground.

Jika nantinya masih ada tam bak tidak berizin yang meng gunakan Sultan Ground, dengan Perdais tersebut petambak akan terkena konsekuensi yang ada dalam regulasi itu. Para pengguna Sultan Ground atau Pakualam Ground tanpa izin dari pemilik lahan, akan dikenai sanksi baik berupa denda atau bisa disanksi pidana.

"Perdais itu bisa sebagai dasar hukum ke depan termasuk untuk menata tambak di pantai selatan," ujar Andung.

Erfanto linangkung/ Ant
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
32 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
53 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Program Pensiun Tambahan...
Program Pensiun Tambahan Disiapkan, Gaji Pekerja akan Dipotong Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved