Membeludak, Pasien RSUD Soewondo Dirawat di Selasar

Sabtu, 10 Januari 2015 - 11:48 WIB
Membeludak, Pasien RSUD...
Membeludak, Pasien RSUD Soewondo Dirawat di Selasar
A A A
PATI - Pasien RSUD Soewondo Pati terpaksa harus dirawat di selasar karena kamar rawat inap terbatas sehingga tak mampu menampung seluruh pasien.

Sejumlah pasien tampak berbaring dengan tangan diinfus di sejumlah selasar dengan ditemani sejumlah anggota keluarganya. Selain di selasar, ada juga pasien yang dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Ada juga yang dirawat seadanya di lorong lain yang biasanya digunakan untuk ruang tunggu keluarga pasien.

Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RSUD Soewondo, Tuty Ingniaty mengatakan kapasitas kamar inap rumah sakit tidak mampu menampung seluruh pasien. Terpaksa para pasien harus antre dan bergantian agar bisa dirawat di kamar inap. “Pasien membeludak dan kamar kita tak cukup. Kondisinya memang seperti itu,” ucapnya kemarin.

Jumlah kamar rawat inap di RSUD Soewondo Pati sebanyak 325 ruangan. Ratusan kamar inap itu terbagi menjadi empat kelas. Rinciannya, kelas VIP sebanyak 65 kamar, kelas I (46), kelas II (30) , dan kelas III (170). Menurut Tuty, pasien yang berobat di RSUD Soewondo memang mengalami peningkatan secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Tiap hari rata-rata ada sekitar 70-90 orang pasien yang masuk dan dirawat inap. Penyakit pasien rawat inap itu beragam. Ada pasien virus infeksi saluran pernafasan, saluran pencernaan, dan paling banyak gejala demam berdarah.

“Sejak September sudah terjadi peningkatan. Trennya terus seperti itu hingga awal Januari ini. Mayoritas memang DBD (demam berdarah dengue) mungkin karena kondisi cuacanya memang mendukung tumbuh kembangnya nyamuk Aedes aegypti,” ucapnya.

Meski demikian, Tuty menjamin jika pelayanan kesehatan yang diberikan sama dengan pasien yang dirawat di kamar. Tenaga medis RSUD Soewondo juga selalu memantau kondisi dan perkembangan pasien yang dirawat di selasar tersebut. Pihak rumah sakit juga selalu berkomunikasi dengan pasien maupun keluarganya.

Jika memang ada kamar rawat inap yang kosong, pasien maupun keluarganya langsung diberi tahu. Tujuannya, agar pasien tersebut bisa dirawat dengan lebih maksimal di kamar inap. “Jadi, di selasar itu sifatnya sementara. Kalau ada pasien lain yang sembuh, kamarnya langsung kita ganti dengan pasien baru. Begitu seterusnya,” tandasnya.

Salah seorang keluarga pasien RSUD Soewondo, Joko, berharap rumah sakit milik pemerintah ini bisa menambah jumlah kamar rawat inap. Saat pasien membeludak, mereka masih tetap bisa dirawat secara maksimal. Selain itu, pihak keluarga bisa lebih nyaman saat menunggui pasien tersebut.

“Penyakit itu tidak bisa diprediksi sebelumnya. Jadi, pasien bisa membeludak kapan saja. Ini mestinya harus diantisipasi jangan sampai pelayanan kesehatan tidak maksimal hanya karena persoalan kamar,” katadia.

Muhammad Oliez
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
2 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
2 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved