Tunggakan Listrik Jatim Rp57 Miliar

Kamis, 25 Desember 2014 - 13:22 WIB
Tunggakan Listrik Jatim...
Tunggakan Listrik Jatim Rp57 Miliar
A A A
SURABAYA - Menjelang akhir tahun, PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur (Jatim) harus menanggung beban tunggakan listrik pelanggan masyarakat Jatim.

Tak tanggung-tanggung, tunggakan yang dibebankan mencapai Rp57 miliar. Dari jumlah tersebut, golongan umum (industri, rumah tangga, dan bisnis) sebesar Rp54 miliar, instansi Rp917 juta, pemda Rp2,4 miliar, BUMN dan BUMD sebesar Rp39 juta, dan lain-lainnya sekitar Rp150 juta. Kendala yang dihadapi bermacam- macam.

Untuk rumah tangga karena kebiasaan pembayaran tepat waktu belum bisa dijalankan secara konsisten, sedangkan pemda belum adanya pemindahan uang dari Bank Jatim. “Jadi, total tunggakan yang kami peroleh dari laporan masuk sekitar Rp57 miliar. Tunggakan itu berpeluang meningkat, mengingat perhitungan kami hanya sampai November,” kata Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jatim Pinto Raharjo di kantornya kemarin.

Menurut Pinto, tunggakan tersebut sangat berpengaruh pada pendapatan yang diperoleh PLN secara keseluruhan. Jika PLN setiap bulan bisa memperoleh pendapatan Rp2,2 triliun, kemungkinan bisa mengalami penurunan. Namun, jumlah penurunan secara pasti belum diketahui.

Daerah-daerah yang menunggak sebanyak 16 kabupaten/ kota dari 38 kabupaten/kota di Jatim. Dari 16 kabupaten/- kota, Madura memiliki utang pembayaran PLN paling besar, yakni Rp15 miliar. Sedangkan daerah yang memiliki tunggakan paling kecil adalah Madiun sebesar Rp148 juta. “Setiap daerah memiliki ciri-ciri khusus dalam membayar listrik, ada yang sulit ditarik dan ada yang mudah karena kesadaran,” ungkapnya.

Madura, misalnya, memiliki tingkat kesulitan dalam penarikan listrik dibanding daerahdaerah lain karena kesadaran membayar listrik sangat lemah. Dari empat kabupaten, di rayon Bangkalan tun ggakan bisa mencapai Rp5,8 miliar.

Meski tunggakan terbilang cukup tinggi, PLN belum bisa mengambil langkah tegas karena khawatir mendapatkan perlawanan dari masyarakat. Saat ini PLN masih kesulitan dalam penarikan. Untuk itu, langkah yang paling baik adalah melakukan upaya hukum dan bekerja sama dengan kejaksaan setempat.

Hal ini dilakukan untuk menghindari bentrokan yang terjadi di daerah tersebut. Di Madura, kata Pinto, kondisinya memang seperti itu. “Kalau ada pihak kami (PLN) mencoba menagih, mereka selalu berdalih sedang di luar kota,” paparnya.

Manajer Bidang Komunikasi Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jatim Suhatman menambahkan, pihaknya sedang merencanakan penyadaran khusus daerah-daerah yang sulit membayar listrik. Salah satunya adalah Madura.

Di daerah ini PLN akan turun secara khusus untuk melakukan pendidikan kepada siswa SD dan SMP tentang tata cara kelistrikan. “Kami akan memberikan pengertian persoalan kelistrikan, dengan begitu masyarakat akan sadar dengan sendirinya,” katanya.

Minimal, lanjut dia, siswasiswa yang mengikuti workshop ini bisa menyampaikan kepada orang tuanya, kalau listrik tidak dibayar, infrastruktur yang masuk tidak akan dirawat. Imbasnya akan ada pemadaman atau pemutusan listrik, karena biaya perawatan tidak ada. “Minimal anak-anak sekolah bisa bicara dengan orang tua pentingnya listrik,” ujar Suhatman.

Arief Ardliyanto
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
48 menit yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
56 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved