Gerak Cepat Suzuki Dongkrak Penjualan

Kamis, 18 Desember 2014 - 14:07 WIB
Gerak Cepat Suzuki Dongkrak...
Gerak Cepat Suzuki Dongkrak Penjualan
A A A
SURABAYA - Secara nasional penjualan mobil sepanjang 2015 diprediksi melambat. Kondisi ini dipicu melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan infrastruktur jalan yang belum memadai di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk pertumbuhan penjualan mobil di Jawa Timur (Jatim) pada 2015 diprediksi juga akan melambat. Meski demikian, Suzuki tak patah arang. Kehadiran varian baru mobil Low Cost Green Car (LCGC) Karimun Wagon GS dipastikan bisa mendongkrak penjualan. Varian ini bersifat khusus, karena produksi yang dikeluarkan tidak banyak alias limited edition .

Di Jatim, diperkirakan jumlah peredaran hanya sekitar 260 unit. Varian ini dikenalkan pada publik Surabaya dalam acara Jalan-Jalan Karimun Wagon R bersama media se-Surabaya. Produk LCGC keluaran baru ini diharapkan mampu mendongkrak penjualan pada 2015, karena produk lain diprediksi akan stagnan atau bahkan merosot.

”LCGC ini saya perkirakan pada 2015 naik sekitar 5%, dari 15% ke 20%. Kenaikan ini saya rasa cukup bagus,” kata Direktur PT United Motors Center (UMC), salah satu dealer utama Suzuki di Jatim, Prabowo Liengangsaputra di sela-sela acara Media Gathering, kemarin.

Prabowo mengatakan, tahun ini (2014) diprediksi pertumbuhan lebih baik dari tahun depan (2015). Karena, market yang ada tidak akan tumbuh dengan baik. Hal ini dipicu gejolak perekonomian yang ada di Amerika Serikat (AS). Menurut dia, jika memang ada pertumbuhan diprediksi bisa naik 5% sangat baik.

Meski demikian, Prabowo menegaskan, pihaknya akan melihat perkembangan penjualan pada kuartal I. Jika penjualan mencapai 1,2 juta, kinerja baik akan terlihat. Namun, jika penjualan hanya sekitar 70- 80.000, maka kinerja buruk akan menanti. Sikap pesimistis dalam pertumbuhan 2015 karena infrastruktur yang belum terbangun secara menyeluruh.

Selain itu, kondisi inflasi dan kurs dolar mempengaruhi penjualan. ”Kalau ada yang bilang pertumbuhan sampai 15%, itu prediksi yang ngawur,” ujar dia. Menurut Prabowo, jika kondisi buruk ini terus berlanjut, pihaknya akan melakukan berbagai upaya, seperti efisiensi cosh , penghematan listrik, renovasi, dan pengurangan biaya untuk marketing .

”Kami akan berusaha dulu, kita lihat perkembangannya,” katanya. Area Sales Manager PT United Motors Center (UMC) Dealer Utama Mobil Wilayah Jawa Timur, Aloysius Irmawan menambahkan, UMC tidak berani menambah target penjualan mobil pada 2015 secara besar-besaran.

Menurut dia, penambahan target hanya sebanyak 400 unit dari 2014. ”Dari 2.300 unit mobil LCGC, target 2015 sebanyak 2.700 unit. Jadi hanya naik 400 unit saja,” katanya. Dari target ini, market yang ada tidak berbeda dengan tahun ini (2014). Market seanyak 20.000 unit.

Kondisi ini diketahui dengan perubahan sikap pembeli yang mengedepankan selektif dan berhati-hati dalam membeli mobil. Irmawan mengatakan, pada September hingga Oktober 2014, penjualan yang dimiliki mobil-mobil mengalami penurunan, tidak terkecuali Suzuki.

Fakta itu dipicu dengan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang ditetapkan pemerintah. Dari 38 kabupaten/kota di Jatim, wilayah yang memiliki kenaikan penjualan hanya mobil dengan plat (P) dengan kenaikan 12,2% dari 10,9% pada September-Oktober dari bulan sebelumnya dan plat (AG) 7,2% menjadi 8,8%.

Sedangkan untuk plat (L), ada penurunan penjualan dari 9,8% menjadi 9,5%, plat (W) turun dari 15% menjadi 13,7%, plat (N) 9,6% menjadi 9,2%, plat (AE) turun dari 10,7% menjadi 9,1%, dan plat (M) turun dari 14,9% menjadi 13,6%. Dengan penurunan ini, Suzuki memutuskan untuk melakukan gerakan cepat supaya pasar tidak kehilangan kepercayaan.

Keberadaan varian baru merupakan salah satu cara untuk mendongkrak penjualan. ”Bonus akhir tahun berupa undian, hadiah langsung, dan cashback diharapkan mampu menjaga pembeli,” papar Irmawan.

Arief Ardliyanto
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved