Stasiun Pemantauan Diterobos Pendaki, Pendakian ke Merapi Ditutup

Sabtu, 29 November 2014 - 14:59 WIB
Stasiun Pemantauan Diterobos...
Stasiun Pemantauan Diterobos Pendaki, Pendakian ke Merapi Ditutup
A A A
YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta melakukan penutupan sementara jalur pendakian menuju Gunung Merapi. Pendakian ditutup sampai proses perbaikan kerusakan stasiun pemantauan multi parameter di Pasar Bubrah yang diterobos masuk oleh seorang pendaki selesai dilakukan.

Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso mengatakan, setelah tim dari BPPTKG naik untuk melakukan pengecekan pada Jumat malam 28 November 2014, alat pemantauan masih berfungsi kerusakan hanya bagian infrastuktur.

Sedangkan, pendaki yang melakukan perusakan pun diakui telah dimintai keterangan. "Pengakuannya karena waktu di atas terjebak badai, terus melihat bangunan untuk berlindung mencoba masuk," katanya saat dihubungi Sabtu (29/11/2014).

Begitu masuk ke dalam, lanjut Agus, pendaki itu memanfaatkan yang ada di dalam bangunan.

Dipaparkan, stasiun pemantauan multi parameter yang berada di atas bukit itu tidak dijaga karena peralatan berjalan secara otomatis.

Selain peralatan untuk pemantauan, dalam stasiun itu terdapat pula persediaan logistik makanan.

"Begitu masuk ngambil persediaan makanan, pendaki itu satu orang, masih mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di Jawa Tengah," paparnya.

Meski persoalan perusakan infrastruktur diselesaikan secara kekeluargaan dengan meminta pertanggungjawaban perbaikan dari pendaki, kasus itu pun menjadi perhatian BPPTKG Yogyakarta.

Agus khawatir, bila persoalan itu hanya dilewatkan begitu saja, nantinya bisa terulang dan membahayakan pemantauan.

"Perbaikan dari pendaki, tapi pelaksanaanya secara teknis kita bantu dengan berkoordinasi dengan teman-teman SAR," ungkapnya.

Sementara itu, bagi pendaki yang akan naik ke Gunung Merapi, Agus menyatakan bahwa BPPTKG Yogyakarta hanya merekomendasikan pendakian hanya sampai Pasar Bubrah yang berada di ketinggian sekitar 2.600 meter dari permukaan laut.

Bila sampai di lokasi itu pun, pendaki tidak diperkenankan untuk menginap. "Tapi untuk sementara ini pendakian ditutup sampai kondisi stasiun pemantauan selesai diperbaiki dan kembali seperti semula," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
49 menit yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
57 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved