Semburkan Lumpur dan Gas, Sumur Eksplorasi Ditutup

Kamis, 06 November 2014 - 13:52 WIB
Semburkan Lumpur dan...
Semburkan Lumpur dan Gas, Sumur Eksplorasi Ditutup
A A A
MUSI BANYUASIN - Sumur eksplorasi batu bara di Desa Tenggaro, Kecamatan Keluang Muba, Musi Banyuasin, akhirnya ditutup. Setelah sebelumnya sempat mengeluarkan semburan lumpur bercampur gas yang dikhawatirkan dapat menyebabkan kebakaran.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Muba Zulfakar, melalui Kabid Pertambangan Umum Fery mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan tinjauan langsung ke lokasi sumur eksplorasi.

Dari tinjauan tersebut diketahui, semburan lumpur bercampur gas tersebut keluar saat pengerjaan telah selesai dilakukan, dimana kedalaman sumur eksplorasi mencapai 60 meter lebih.

“Setelah dilakukan eksplorasi, ternyata tidak ditemukan kandungan batu bara, akhirnya pencarian selesai dilakukan," ujar dia saat berbincang dengan wartawan, Kamis (6/11/2014).

Namun, saat hendak menyudahi pekerjaan pada Sabtu 1 November 2014, sekitar pukul 10.00 WIB, terdengar suara gemuruh dari dalam lubang sumur, dan tiba-tiba langsung mengeluarkan lumpur bercampur dengan gas.

“Saat lumpur dan gas keluar, proses pengangkatan pipa sedang dilakukan. Operator langsung mematikan mesin untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Saat ini, lanjut Fery, lokasi semburan telah dipasangi pembatasan dan ditutup dengan menggunakan terpal. Pihaknya juga telah berkonsultasi dengan PT Baturona sebagai pihak yang melakukan eksplorasi terkait permasalahan ini.

“Perusahaan (PT Baturona) sudah berjanji menyiapkan peralatan untuk mengatasi semburan,” tegas dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan, pihaknya memastikan sumur eksplorasi tersebut akan ditutup seiring dengan semakin menghilangnya bau gas yang ada di lokasi.

“Kalau gas nya beracun atau tidak, kita tidak tahu. Tapi selama kita berada di lokasi bau gas memang menyengat, namun tidak menimbulkan masalah,” terang dia.

Sementara itu, pemilik lahan, Ardi mengatakan, untuk sementara waktu lahan miliknya tidak boleh didatangi lantaran masih adanya bau gas dan lokasipun dipagari. Di mana warga yang melihat hanya diperbolehkan dari jarak jauh.

“Kalau untuk eksplorasi PT Baturona sudah minta izin dengan saya, dan juga dengan Kepala Desa. Namun, saya tidak tahu kalau kejadiannya bakal begini, yang jelas saya berharap dapat diselesaikan secepat mungkin, karena kita khawatir terjadi kebakaran akibat gas,” tandas dia.

Sebelumnya, Humas PT Baturona Rizki, saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan eksploirasi sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. "Kegiatan itu sudah kita lakukan sesuai dengan SOP," tandas dia.
(san)
Berita Terkait
Semburan Gas Beracun...
Semburan Gas Beracun Timbulkan Aroma Menyengat, Pemdes Cipanas Pasang Tanda Bahaya
Semburan Lumpur dan...
Semburan Lumpur dan Gas di Kawah Kesongo Blora Gemparkan Media Sosial
Awas! Oro-oro Kesongo...
Awas! Oro-oro Kesongo Masih Meletus, Semburkan Lumpur Panas Disertai Gas Beracun
1 Tewas dan 1 Dilarikan...
1 Tewas dan 1 Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Letusan Oro-oro Kesongo Blora
3 Jenis Gas Beracun...
3 Jenis Gas Beracun di Situs Keramat Cipanas Dapat Ganggu Pernafasan dan Mata
Semburan Api Berbau...
Semburan Api Berbau Bercampur Air dan Pasir dari Sumur Tua Semakin Membesar Resahkan Warga Indramayu
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
32 menit yang lalu
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
1 jam yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
3 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
4 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
4 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved