Polisi Selidiki Trek AMBC

Selasa, 28 Oktober 2014 - 16:34 WIB
Polisi Selidiki Trek...
Polisi Selidiki Trek AMBC
A A A
LUBUKLINGGAU - Pasca kematian Nifera Ufrotun Saidatun Nila alias Fera,22, atlet nasional sepeda gunung saat latihan di Bukit Sulap Kota Lubuklinggau, Polres Kota Lubuklinggau menyatakan akan melakukan penyelidikan untuk melihat kemungkinan adanya unsur kesengajaan.

Kasat Reskrim Polres Kota Lubuklinggau, AKP Karimun Jaya mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari informasi terkait kejadian tersebut.

Dia memastikan, apabila dalam penyelidikan ditemukan ada unsur kesengajaan maka dilakukan penyidikan. Tetapi sampai sekarang belum diperiksa, karena saat anggota ke lokasi, delapan orang saksi tengah mengantar jenazah.

“Sampai sekarang saksi belum diperiksa. Dari tim Indonesia dan panitia penyelenggara belum ada,” katanya.

Namun begitu, sambung Karimun, dalam olahraga sepeda gunung memang memiliki resiko. Namun tetap akan diselidiki, misalnya jalan tersebut tidak bisa dilalui tapi tetap dimanfaatkan.

Tetapi jika lokasi meninggalnya merupakan trek yang sesuai, itu merupakan resiko olahraga ekstrim. Selain itu, untuk melakukan penyelidikan ditingkatkan jadi penyidikan, polisi akan melakukan gelar perkara. “Yang jelas sejumlah pihak akan dipanggil mulai dari peserta, pelatih, penyelenggara dan official team,” tegasnya.

Terpisah, Pelatih Indonesia dari Jawa Barat, Ferry Sonic mengatakan, dia membidangi atlet cross country dan downhill. Untuk cross country sendiri memakan rute 5 kilo meter (km). Sedangkan untuk trek downhill merupakan trek yang sukar dan ektrem jika dilihat fakta di lapangan.

“Saya lihat sendiri lokasi trek. Memang itu standar internasional untuk down hill,” kata Ferry saat ditemui, di lokasi trek Bukit Sulap.

Seperti diketahui, Nifera Ufrotun Saidatun Nila alias Fera,22, atlet nasional tewas saat menjajal trek untuk Asian Mountain Bike Championship (AMBC) yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober – 3 November mendatang.

Fera yang tercatat sebagai warga Jogokariyan MJ 3/644 RT 36/10 Kelurahan Mantrijeron, Yogyakarta itu terjatuh saat melintasi trek yang berjarak 800 kilometer dari garis start yang licin. Saat terjatuh, dada korban mengenai stang sepeda yang dikendarainya.

Hengky Chandra Agoes
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
2 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved