KPAI: Upaya Perlindungan Anak Harus Dioptimalkan

Sabtu, 25 Oktober 2014 - 22:30 WIB
KPAI: Upaya Perlindungan...
KPAI: Upaya Perlindungan Anak Harus Dioptimalkan
A A A
JAKARTA - Upaya untuk memberikan perlindungan terhadap anak harus terus dioptimalkan. Peringatan Tahun Baru Islam 1436 H yang jatuh hari ini, harus menjadi momentum untuk terus melakukan perlindungan anak.

Menurut Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto, banyaknya kejahatan seksual terhadap anak, kekejaman terhadap anak, juga masifnya kasus bullying di sekolah meneguhkan betapa hadirnya tahun baru Islam harus menjadi spirit pemajuan penyelenggaraan perlindungan anak.

"KPAI mengharapkan, kepemimpinan baru ke depan dapat memastikan sistem perlindungan terbangun dengan baik, tidak hanya concern dalam penanganan kasus tetapi memastikan pencegahan, melalui promotif, edukasi, advokasi, dan pembangunan komitmen semua elemen bangsa terkait perlindungan anak terus dioptimalkan," tegasnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/10/2014).

Menurutnya, agar capaian pendidikan karakter bagi anak menjadi optimal, ada beragam langkah yang perlu dilakukan, di antaranya tenaga pendidik harus skillfull, tidak hanya tahu tentang pendidikan karakter, tetapi kompeten dalam metode pembelajaran yang berwawasan karakter.

"Kedua, komunikasi pembelajaran juga berwawasan karakter, lalu sekolah juga mesti memiliki manajemen kepemimpinan yang berwawasan karakter. Karena, jika manajemen kelembagaan masih pola tradisional (kepseknya kurang open mind, kepemimpinannya otoriter, dan tidak visioner) tentu akan menghambat," jelasnya.

Susanto menambahkan, guru seyogianya tidak berposisi transfer of knowledge and transfer of value, tetapi harus menjadi fasilitator dan katalisator siswa mengenal nilai serta mengembangkan potensi yang majemuk. Selanjutnya, kata dia, tidak boleh ada buku ajar siswa yang bermuatan kekerasan, diskriminatif, pornografi, dan mistisisme.

"Sekolah harus menjadi model "karakter" bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Perlu ada evaluasi berkala terkait capaian pendidikan karakter di sekolah sebagai upaya untuk perbaikan layanan pembelajaran dan membangun kultur yang berkarakter."
(zik)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved