Relokasi PKL Alun-alun Gagal

Sabtu, 25 Oktober 2014 - 21:41 WIB
Relokasi PKL Alun-alun...
Relokasi PKL Alun-alun Gagal
A A A
BATU - Pemkot Batu gagal merelokasi puluhan pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan Alun-alun Kota Batu. Kegiatan Batu Saturday Night (BSN) di halaman Dinas Perumahan justru menjadi tempat penampungan PKL dari luar alun-alun.

Kegiatan BSN yang digelar sejak Rabu (22/10) itu bertujuan menarik PKL agar sukarela keluar dari kawasan alun-alun. Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Pemkot Batu telah menyediakan 31 tenda untuk ditempati para PKL. Ke-13 tenda diperuntukkan untuk PKL makanan dan minuman, sisanya untuk hasil kerajinan pelaku UKM. "Memang PKL alun-alun hingga kemarin masih belum bisa direlokasi," ujar Kepala Diskoperindag Kota Batu Muhammad Chori kemarin.

Dia menjelaskan, PKL di Alun-alun Kota Batu memang belum bisa direlokasi secara keseluruhan. Saat ini ada sekitar 200 PKL yang memadati kawasan alun-alun, sedangkan tempat relokasi di BSN hanya menampung sebagian kecil pedagang. "Pemerintah bekerja sama dengan PHRI untuk menyeleksi kualitas rasa, cara penyajian, kesehatan dan kebersihan menu masakan yang akan dijual. Ketatnya proses seleksi menjadikan puluhan PKL di Alun-alun Kota Batu tidak lolos seleksi. Pemerintah tetap akan berusaha menertibkan PKL di Alun-alun Kota Batu," tandas dia.

Pemkot Batu sebelumnya pernah merelokasi PKL dari alun-alun ke kawasan Batu Tourism Center (BTC) di Jalan Kartini. Saat itu kawasan alunalun menjadi tertib dan asri. Namun, PKL ternyata tidak kerasan di BTC. Mereka hanya bisa bertahan selama setahun karena kurang laku. Selanjutnya, para pedagang kembali berjualan di sekitar alun-alun. Akhirnya situasi di kawasan Alun-alun Kota Batu, mulai Jalan Munif, Jalan Sudiro, Jalan Kartini, hingga halaman Gedung Ganesha, tampak dipadati PKL lagi.

Pengamat pariwisata dari Universitas Brawijaya (UB) Malang Achmad Faidlal Rahman menyatakan, program BSN yang digagas pemerintah sebenarnya bagus. Namun, hal semacam itu belum mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan asing. Pengunjung yang hadir dalam kegiatan BSN paling banyak berasal dari penduduk lokal Kota Batu. "Event yang digelar Pemkot Batu kurang terdengar hingga keluar kota. Jadi kegiatan BSN tidak ubahnya dengan pasar malam yang digelar masyarakat," ungkap dia.

Supaya kegiatannya bisa menggema hingga luar kota, penempatan lokasinya harus tepat. Lalu, perlu ada kegiatan yang bersifat internasional di area BSN. Kemudian promosi lewat media masa harus kuat. "Mungkin tahun depan bisa direncanakan yang lebih matang lagi. Pemilihan lokasinya juga harus tepat supaya event - nya bisa dihadiri wisatawan mancanegara," kata dia.

Maman adi saputro

SABTU 25 OKTOBER 2014
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
10 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Gagal Hadapi Operasi Badai al-Aqsa 7 Oktober
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved