Pelaku Mutilasi Riau Dibebaskan, Keluarga Korban Mengamuk

Rabu, 08 Oktober 2014 - 16:54 WIB
Pelaku Mutilasi Riau...
Pelaku Mutilasi Riau Dibebaskan, Keluarga Korban Mengamuk
A A A
PEKANBARU - Sebanyak sembilan keluarga anak korban mutilasi Riau, hari ini mendatangi Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru yang memvonis bebas salah satu pelaku mutilasi Diki Pratama (16).

Para keluarga korban menuntut keadilan atas dibebaskannya terpidana mutilasi. Sebab ditingkat Pengadilan Negeri (PN) Siak, Diki divonis bersalah dan dihukum 10 tahun penjara.

Kemarahan para keluarga korban dikarenakan penjelasan dari pihak PT Pekanbaru atas vonis bebas itu yang dinilai tidak memuaskan keluarga korban.

Kemarahan itu diluapkan saat keluarga korban diterima oleh pihak Humas PT di aula pengadilan. Emosi para keluarga korban memuncak ketika pihak PT yang diwakili Kepala Humas Tani Ginting tidak bisa menjelaskan alasan vonis bebas tersebut.

Alimina Gule, ibu dari korban Vamesli (9) dan Darman Gea, ayah dari korban Vanjeva (10) yang semula duduk di kursi bagian samping langsung mendatangi humas yang berada di bagian depan. Keduanya langsung menggebrak meja yang diduduki Ginting.

"Saya ini sudah hidup sebatangkara, anak saya dibunuh. Kenapa hakim seperti ini? Demi arwah anak saya, saya rela mati," ucap Alimina yang marah dengan linangan air mata, Rabu (8/10/2014).

Melihat ini, pihak keamanan PT berusaha menenangkan orangtua korban. Namun keluarga yang lain tidak terima.

"Itu karena Bapak-bapak Humas ini berbelit-belit menjelaskannya. Bagaimana jika yang menjadi korban itu anak-anak bapak? Anak bapak dimutilasi, kemudian mayatnya dijual ke warung tuak (warung miras) dan daginggnya dimakan, apa kalian terima?" tambah Alwi.

Menurut Humas PT Pekanbaru Tani Ginting, vonis bebas atas pelaku mutilasi mutlak tangungjawab tiga hakim yang menyidangkan perkara ini. Hakim itu adalah Parlindungan Napitupulu (ketua), Yulisman (anggota), dan Beti Aritonang (anggota).

"Putusan ketiga hakim itu tidak bisa diintervensi. Mengenai apa alasanya mereka saya tidak tahu pasti, tapi nanti kami akan berikan salinan putusan bebas itu," ucapnya.

Warga Siak, Riau, sebelumnya sempat dihebohkan oleh kasus mutilasi dengan korbannya mencapai tujuh orang. Para mutilasi adalah Muhammad Delpi, Desi, Sopian, serta Diki. Selain dimutilasi, kemaluan korban juga dipotong oleh pelaku. Sadisnya daging mutilasi dijual pelaku ke warung tuak (warung miras).
(san)
Berita Terkait
Tujuh Kasus Pembunuhan...
Tujuh Kasus Pembunuhan Sadis Mutilasi yang Mengegerkan Publik
Ini Tampang Pelaku Mutilasi...
Ini Tampang Pelaku Mutilasi di Tegal
Pangdam XVII/Cendrawasih...
Pangdam XVII/Cendrawasih Buka Suara Terkait Kasus 6 Prajurit TNI AD yang Diduga Mutilasi Warga Sipil di Nduga Timika
Kasus Mutilasi Warga...
Kasus Mutilasi Warga di Papua, Komnas HAM : Diduga Ada Tindakan Penyiksaan dan Kekerasan
Jenazah Korban Mutilasi,...
Jenazah Korban Mutilasi, Rinaldi Dimakamkan di Sleman
Ecky Pemutilasi Angela...
Ecky Pemutilasi Angela di Bekasi Divonis Hukuman Seumur Hidup
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
4 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
22 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
30 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
41 menit yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Infografis
7 Artis Jadi Korban...
7 Artis Jadi Korban Kebakaran Los Angeles, Dalyce Curry Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved