KSAD : Yang Berhak Mengumumkan Tim Investigasi

Jum'at, 03 Oktober 2014 - 23:31 WIB
KSAD : Yang Berhak Mengumumkan...
KSAD : Yang Berhak Mengumumkan Tim Investigasi
A A A
SURABAYA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tidak mau banyak berbicara terkait langkah Panglima TNI yang menunda pengumuman hasil investigasi bentrok antara TNI dan Polri di Batam.

"Soal pengunduran pengumuman hasil investigasi silakan tanya Panglima TNI," kata Gatot dalam konferensi pers di Aula Kodam V Brawijaya, Surabaya, Jumat (3/10/2014) malam.

Gatot memaparkan, berdasarkan hasil pertemuannya dengan Wakapolri di Markas Polda Riau beberapa saat setelah kejadian, kedua belah pihak telah bersepakat bahwa yang berhak menyampaikan kejadian di Batam adalah tim investigasi dari masing-masing institusi.

"Jadi jika salah satu dari kami menyampaikan itu, maka itu adalah orang yang tidak bertanggungjawab dan tidak berkomitmen," kata Gatot.

"Saya saja sebagai KSAD tidak berani menyampaikan, karena itu komitmen. Yang berbicara soal itu anggap saja dia bukan patriot," imbuh dia.

Seperti diketahui, meski investigasi Polri dan TNI terkait bentrok Brimob dan TNI di Batam sudah rampung, kedua institusi ini belum mau memberikan keterangan hasil penelusurannya.

Namun, Korps Bhayangkara melalui Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Komjen Pol Dwi Priyatno telah memberi sinyal pihaknya sudah benar dalam melakukan penggerebekan BBM Ilegal yang berujung bentrok Brimob dan TNI.

"Itu sudah sesuai posedurnya, ada surat perintah, dalam surat perintah jelas dilakukan penyitaan, lalu ada perlawanan. Sekarang di KUHP kalau terancam kan dia boleh, dalam keadaan over macht, mengeluarkan peringatan, sudah," kata Dwi di Jakarta, Jumat (3/10/2014).
(sms)
Berita Terkait
Pratu Riyan Brutal Tembak...
Pratu Riyan Brutal Tembak Personel Brimob dan Anggota TNI Ini Diduga Pemicunya
Fakta-fakta Pratu Riyan...
Fakta-fakta Pratu Riyan Tembak Anggota Brimob dan TNI, Nomor 5 Mengejutkan
Kronologi Pratu Riyan...
Kronologi Pratu Riyan di Maluku Tengah Mengamuk Tembak Anggota Brimob dan Personel TNI
Tenteng Senapan Serbu...
Tenteng Senapan Serbu SS2 Praka Riyan Eksekusi Anggota Brimob dan Tembak Personel TNI
Sebelum Eksekusi Anggota...
Sebelum Eksekusi Anggota Brimob, Pratu Riyan Juga Tembak Danpos Pamrahwan dan 1 Anggota TNI
2 Prajurit TNI Dipecat...
2 Prajurit TNI Dipecat Karena Terbukti LGBT
Berita Terkini
Ingin Berobat ke Negeri...
Ingin Berobat ke Negeri Jiran? IHH Healthcare Malaysia Gelar Expo di Surabaya
1 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Imbas...
Perbaikan Jalan Imbas Proyek MRT, Halte Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Jumat Malam hingga Senin Pagi
1 jam yang lalu
Soal Putusan PTUN, Pengacara:...
Soal Putusan PTUN, Pengacara: Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
1 jam yang lalu
24 Penumpang KM Nurul...
24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
1 jam yang lalu
Jelang Pelimpahan Tersangka...
Jelang Pelimpahan Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti, Brimob Bersenjata Lengkap Berjaga
2 jam yang lalu
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved