Pemalsuan Umur 30 CTKI Wanita yang Melarikan Diri Diusut

Selasa, 30 September 2014 - 10:00 WIB
Pemalsuan Umur 30 CTKI...
Pemalsuan Umur 30 CTKI Wanita yang Melarikan Diri Diusut
A A A
SEMARANG - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang menyelidiki dugaan pemalsuan dokumen yang menimpa puluhan Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) asal Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Semarang, AKBP Wika Hardianto, mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal memang beberapa CTKI wanita itu diduga dipalsu dokumennya, bahkan identitasnya.

“Kami masih dalami ini (pemalsuan dokumen). Nanti akan kami koordinasikan dengan Polda NTT (Nusa Tenggara Timur),” ungkapnya di Semarang, Senin (29/9/2014).

Koordinasi ini diperlukan, kata Wika, karena diduga kuat pemalsuan dokumen terjadi di NTT, saat para CTKI itu direkrut untuk dijanjikan bekerja ke luar negeri.

“Locus delictinya di sana,” lanjut Wika.

Saat ini, kata Wika, ada total 32 CTKI yang kabur dari Balai Latihan Kerja (BLK) PT GIP di Jalan Sri Rejeki nomor 30. Semuanya, setelah sempat ditampung di Mapolsek Semarang Barat, dipindah ditampung di Ungaran.

“Rencananya akan difasilitasi untuk pemulangan,” kata dia.

Insiden itu bermula ketika 19 CTKI melarikan diri dari BLK di Semarang Barat itu pada Sabtu (27/9/2014) siang. Dengan memanjat pagar yang tingginya sekira 2 meter, mereka lari menuju Polsek Semarang Barat untuk mengadu.

Esok harinya, bertambah 13 CTKI yang kabur. Mereka kecewa dengan PJTKI (Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia) yang membawanya, karena janji diberangkatkan ke luar negeri tak juga dipenuhi.

Selain itu, PJTKI diduga memanipulasi data-data mereka. Khususnya umur. Beberapa masih berusia 17 hingga 20 tahun, namun dibuat dokumen seperti KTP, usia mereka dinaikkan di atas 21 tahun. Pasalnya, salah satu syarat bekerja di luar negeri bagi TKI, usia minimal adalah 21 tahun.

PJTKI itu bernama PT GIP, Jalan Puri Anjasmoro A2/29, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Sementara BLK terletak di Jalan Sri Rejeki nomor 20, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Negara tujuannya, Malaysia, Singapura, Taiwan dan Hong Kong.

Terpisah, Kepala Bidang Hukum Indonesian Police Watch (IPW) Jawa Tengah, Rudy Kabunang, mengaku pihaknya akan mengawal kasus ini.

“Persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Kalau misalnya kemungkinan terburuk, mereka meninggal di luar negeri, ternyata dokumennya palsu, akan susah mengidentifikasi untuk pemulangan. Ini kasus pidana,” tandasnya.
(ilo)
Berita Terkait
Dituduh Guna-guna Majikan...
Dituduh Guna-guna Majikan di Arab Saudi, TKI asal Sukabumi Disiksa dan Disiram Air Panas
TKW asal Banten Disiksa...
TKW asal Banten Disiksa Majikan di Arab Saudi, Jari Diinjak Kursi oleh Majikan
Nasib Pilu Nurlela,...
Nasib Pilu Nurlela, TKW Asal Karawang Disekap dan Disiksa di Arab Saudi
3 Buruh Migran Asal...
3 Buruh Migran Asal Purwakarta Disiksa Majikannya di Arab Saudi
Kisah Pilu Munirah TKI...
Kisah Pilu Munirah TKI asal Karawang yang 12 Tahun Disiksa di Arab Saudi
Siksa dan Paksa TKI...
Siksa dan Paksa TKI Makan Kapas Kotor, Seorang Wanita di Singapura Diamankan
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
8 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved