Wakapolres Minta Pelaku Pengancaman Wartawan Segera Ditangkap

Minggu, 31 Agustus 2014 - 13:34 WIB
Wakapolres Minta Pelaku...
Wakapolres Minta Pelaku Pengancaman Wartawan Segera Ditangkap
A A A
SUMBA TIMUR - Wakapolres Sumba Timur Kompol Ferry M Dima, berang terkait lambannya penanganan kasus pengancaman dan pelecehan kerja/profesi jurnalis ketika melakukan peliputan even Pacuan Kuda Tradisional Sumba, di Lapangan Rihi Eti, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, NTT.

”Saya baru tahu hingga kini belum ditahan pelakunya. Jika begini, akan saya perintahkan buat surat penangkapan untuk keduanya. Jika penyidik atau kasat tidak mau tandatangan, saya yang akan tanda tangan, sudah jelas berlaku arogan dan melanggar hukum kok dibiarkan. Tidak ada yang kebal hukum, ini Indonesia, bukan negara Sumba atau Sabu,” ungkap Ferry M Dima ketika ditemui di Rumah Dinasnya, Minggu (31/8/2014).

Perwira polisi yang pernah tugas di Papua itu menegaskan siap mempertaruhkan jabatannya jika pernyataan dan tindakannya untuk memerangi ketidakadilan serta kebobrokan di luar dan dalam institusi Polri umumnya dan Polres Sumba Timur juga penanganan kasus ini tidak tuntas.

“Saya siap dicopot jika pernyataan dan sikap tegas saya ini disalahkan. Masa sudah berjudi, mengancam orang apalagi wartawan yang bertugas dibiarkan saja dan tidak diproses hukum. Saya sudah dapat informasi ada oknum yang katanya punya pengaruh siap berada dibelakang mereka. Saya tidak takut, bila perlu oknum – oknum itu saya hadapi dan seret ke hadapan hukum. Ini sesuai dengan arahan Kapolri juga Kapolres sebagai atasan saya, ” tandasnya seraya membenarkan Kapolres Sumba Timur sedang melaksanakan tugas Ke Polda NTT.

Adapun pasca pelecehan dan pengancaman wartawan dan telah dilaporkan ke Polres setempat, Jumat 29 Agustus lalu.

Namun pasca dilaporkan dan telah diambil BAP pelapor, dua terduga pelaku pengancaman dan pelecehan masih bebas menghirup udara segar.

Ferry M Dima juga menyesalkan sikap sejumlah anggota Polri yang bertugas di Lapangan Pacuan yang enggan menindak aktivitas judi terbuka, bahkan ada yang berbaur dan ambil bagian dalam perjudian yang acapkali melibatkan anak – anak itu.

“Pacuan kuda adalah benar budaya, juga katanya judi itu bagian dari budaya pacuan kuda Sumba. Tapi ingat, judi adalah judi dan itu melanggar hukum Indonesia. Sumba bagian dari Indonesia jadi hukum berlaku sama dimana saja, pelaku judi wajib diproses hukum. Jangan karena ada oknum yang pasang badan lalu merasa besar, itu jadi setan namanya dan pantas dihukum dan layaknya berada di neraka,” pungkasnya.

Even Pacuan kuda tradisional Sumba yang dilaksanakan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke- 69 yang mempunyai tujuan luhur melestarikan budaya justru kemudian tercederai dengan perilaku buruk sejumlah oknum penonton yang selalu berpikiran negatif terhadap kehadiran wartawan di arena pacuan.

Kecurigaan itu mencapai puncaknya dengan perilaku pengancaman dan pelecehan profesi wartawan MNC Media yang melakukan peliputan.
(sms)
Berita Terkait
Wartawan di Pasuruan...
Wartawan di Pasuruan Dikirimi Paket Misterius Diduga Berisi Racun, 3 Hari Kritis Mengalami Kebutaan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Wartawan di Karawang
Soroti Kekerasan Terhadap...
Soroti Kekerasan Terhadap Wartawan, Partai Garuda: Mereka Dilindungi UU
Indeks Keselamatan Jurnalis...
Indeks Keselamatan Jurnalis 2023: 45 Persen Wartawan Pernah Alami Tindak Kekerasan
2 Tersangka Kasus Penganiayaan...
2 Tersangka Kasus Penganiayaan Wartawan Diminta Menyerahkan Diri
Penganiayaan Wartawan...
Penganiayaan Wartawan di Madina, IWO Sumut: Bukti Nyata Ancaman Terhadap Dunia Pers
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
22 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
31 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
43 menit yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
YouTuber India Ditangkap,...
YouTuber India Ditangkap, Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved