Pengelola GWR Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 26 Agustus 2014 - 22:48 WIB
Pengelola GWR Dilaporkan...
Pengelola GWR Dilaporkan ke Polisi
A A A
JAKARTA - Pengelola gedung Great Western Resort (GWR) Tangerang dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan perusakan aset.

PT Wahana Bintang Cemerlang (WBC) selaku pelapor mengaku aksi perusakan tersebut dilakukan oleh GWR dengan mengerahkan sejumlah massa bayaran.

"Kami ingin mengecek perkembangan laporan kami terkait aksi perusakan yang dilakukan GWR terhadap aset kami. Informasi penyidik, saat ini pemeriksaan sudah sampai pada pemeriksaan saksi korban," kata kuasa hukum Wahana Bintang Cemerlang, Faisal Miza, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/8/2014) ini.

Dia menegaskan, laporan pihaknya tertuang dalam surat laporan LP/2628/VII/2014/PMJ/Dit Reskrimum.

Sebelumnya PT WBC menyewa sejumlah unit dari GWR untuk digunakan sebagai lokasi biliar center dan cafe. Di tengah jalan, atau sebelum massa kontrak habis, pihak GWR mengusir PT WBC dengan alasan yang terkesan dibuat-buat.

"Masa kontrak atau masa sewa kami lima tahun. Tapi baru delapan bulan, kami diusir dengan berbagai alasan yang tidak jelas, mereka mengusir kami," tegasnya.

Dia menuturkan, sesuai kontrak awal, jika GWR akan merelokasi atau memindahkan penyewa, maka GWR harus menyediakan tempat yang sama secara kualitas dan mendapat persetujuan dari penyewa.

"Ternyata mereka tidak mampu menyediakan lokasi yang dimaksud, dan kita pun tidak sepakat. Karena itu kita menolak pemindahan paksa itu," tuturnya.

Menurut dia, lantaran kliennya menolak kebijakan sepihak tersebut, pada Juni lalu, pihak GWR kemudian melakukan penyegelan paksa dengan mengerahkan sejumlah petugas keamanan dan massa bayaran.

Dalam penyegelan tersebut menurutnya massa bertindak anarkis dan merusak sejumlah aset milik kliennya."Untuk properti yang dirusak kita mengalami kerugian sekitar Rp6 miliar," ujar Faisal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, saat ini kasus tersebut masih didalami oleh penyidik.

"Saat ini kami masih lakukan pendalaman. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dari saksi terkait kasus tersebut," tukasnya.
(whb)
Berita Terkait
Puluhan Personel Diterjunkan...
Puluhan Personel Diterjunkan untuk Mengejar Pelaku Kejahatan di Jalinbar
Perempuan Diduga Gangguan...
Perempuan Diduga Gangguan Jiwa Rusak Masjid di Grand Depok City
Pasca Perusakan Mapolsek...
Pasca Perusakan Mapolsek Ciracas
Pria Bersenjata Tajam...
Pria Bersenjata Tajam Hancurkan Kaca Masjid di Sukabumi, Ini Penampakannya!
Polresta Manado Amankan...
Polresta Manado Amankan Terduga Pelaku Perusakan di Perum Bumi Asih Sawangan
Geger, Pria Berkapak...
Geger, Pria Berkapak Serang Madrasah dan Masjid saat Acara Maulid Nabi di Sukabumi
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
9 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
15 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
25 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
35 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved