Gubernur Minta PSK Dolly Tak Kembali Pasca Lebaran

Jum'at, 25 Juli 2014 - 20:10 WIB
Gubernur Minta PSK Dolly...
Gubernur Minta PSK Dolly Tak Kembali Pasca Lebaran
A A A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengingatkan kepada mucikari untuk tidak membuka lagi bisnis prostitusi pasca lebaran nanti.

Menurut Soekarwo penutupan lokalisasi telah final dan tidak ada kompromi lagi. Penegasan Soekarwo ini disampaikan menyusul rencana para mucikari untuk kembali beroperasi.

Mereka bersepakat melawan keputusan pemerintah dan kembali membuka usaha seperti semula. Kemarin misalnya, para pekerja lokalisasi menolak pemasangan plakat penutupan di sejumlah kompleks wisma.

“Semua sudah bersepakat bahwa Dolly tutup. Ini sudah final. Jadi jangan coba-coba buka lagi,”tegasnya Jumta (25/7) seusai paripurna penetapan APBD Perubahan.

Soekarwo juga mengaku telah berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya dan aparat kepolisian untuk mengawal kebijakan tersebut. Menghadapi kemungkinan kembalinya para Pekerja Seks Komersial (PSK) pasca lebaran misalnya, pihaknya akan menyiagakan petugas penjagaan di sana.

“Teknisnya ada di Pemkot Surabaya. Kami hanya memberi support saja. Yang pasti, tidak akan ada lagi PSK yang kembali. Bila memang ketahuan, mereka akan dipulangkan,”tutur mantan Sekda Prov Jatim ini.

Sikap tegas ini disampaikan karena pemerintah telah memberikan kompensasi kepada mereka. Baik mucikari maupun PSK telah diberi uang pesangon. Tujuannya, mereka tidak bisa membuka usaha lain dan meninggalkan pekerjaan lamanya.

Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya bersikap persusif terhadap para PSK maupun mucikari. Sebab, Soekarwo berharap, kebijakan penutupan lokalisasi Dolly tidak lantas menimbulkan masalah baru, apalagi gesekan sosial yang lebih besar.

Sementara itu, pantauan di lapangan, sejumlah wisma di kompleks lokalisasi Dolly masih terlihat sepi. Kendati demikian, di beberapa wisma, beberpa pekerja terlihat sibuk bersih-bersih. Mulai dari mencuci kaca hingga kursi dan meja.

Informasi yang dihimpun, mereka tengah bersiap-siap untuk menyambut kedatangan para PSK dan tamu setelah lebaran nanti. “Kami semua bersepakat untuk buka lagi. Makanya sekarang bersih-bersih. Kami tahu, pemerintah melarang. Tetapi kami tetap tegas menolak,”ungkap Sukamdi salah seorang pekerja lokalisasi.
(ilo)
Berita Terkait
Malam di Dolly dan Kerlip...
Malam di Dolly dan Kerlip Rezeki yang Abadi
Coba Bangkitkan Kembali...
Coba Bangkitkan Kembali Prostitusi Dolly, 10 Orang Diproses Hukum
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara Itu Kini Jadi Sentra Kuliner, Yuk Intip Sajiannya
Bisnis Esek-esek Itu...
Bisnis Esek-esek Itu Masih Tumbuh Subur di Kota Pahlawan, Dolly Belum Mati
Diajak ke Eks Lokalisasi...
Diajak ke Eks Lokalisasi Dolly, Ini Komentar Scroll of Honour Award
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
54 menit yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
8 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved