Warga Negara Mesir 7 Bulan Terlantar di Purwakarta

Selasa, 22 Juli 2014 - 15:39 WIB
Warga Negara Mesir 7...
Warga Negara Mesir 7 Bulan Terlantar di Purwakarta
A A A
PURWAKARTA - Ahmad (28) seorang warga negara Mesir terlantar di Kabupaten Purwakarta. Sudah lebih tujuh bulan pria berwajah tampan dan berkulit putih ini tinggal di salah satu rumah penduduk di Kampung Ciletak, Desa Gandasoli, Kecamatan Plered.

Ahmad mengaku kehabisan onglos pulang dan bingung harus meminta bantuan kepada siapa untuk kembali ke negaranya.

Saat ini untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Ahmad terpaksa harus rela memungut sampah dan barang-barang bekas untuk dijual.

Dari informasi yang didapat terdamparnya Ahmad di Indonesia bermula dari kisah cinta Ahmad dengan Rohmat (30) warga Kampung Ciletak, Desa Gandasoli, Plered, Purwakarta.

Hampir setahun lalu, keduanya bertemu saat bekerja di negara Timur Tengah, Abu Dhabi.
Dari pertemuan itu, keduanya menikah. Karena masa kerjanya habis di negara timur tengah, Rohmat akhirnya pulang ke tanah air.

Belakangan, Ahmad yang ditinggal di negara penghasil minyak itu juga ikut menyusul istri tercintanya.

Dua bulan berikutnya setelah berada di Indonesia, Ahmad berniat kembali pulang ke negaranya. Sejumlah uang telah dikirimkan dari keluarganya untuk biaya perjalanannya ke Mesir.

Namun, bukannya mendapat tiket, uang yang disetorkan Ahmad kepada seseorang yang dipercaya mengurusnya malah lenyap.

Hingga akhirnya hingga kini Ahmad tidak bisa pulang. Sementara pihak keluarga di Mesir tidak lagi mempercayainya.

Derita Ahmad tak berhenti disitu. Dua bulan berikutnya, sang istri Rohmat justru meninggalkannya. Ia kembali bertolak ke Abu Dhabi dengan dalih untuk mencari biaya ongkos suami pulang ke Mesir.

"Anak saya pergi lagi ke Mesir. Soalnya di rumah tidak ada penghasilan,"ujar orang tua Rohmat, Intan (45), Selasa (22/7/2014).

Kini, Ahmad beserta anak laki-lakinya yang masih berusia 10 tahun tinggal bersama mertuanya di Desa Gandasoli. Ketidakmampuan Ahmad berbicara dalam bahasa Indonesia menjadi kendala tersendiri.

Komunikasi Ahmad hanya terbangun saat ada penerjemah yang kebetulan eks pekerja Saudi.

"Karena kami juga keluarga tidak mampu, Ahmad kadang bekerja alakadarnya, termasuk memungut sampah," keluhnya.

Saat dikonfirmasi, Ahmad merengek ingin pulang. Ia rela bekerja apa saja yang penting bisa makan dan menghidupi anak semata wayangnya. Lebihnya, untuk biaya pulang ke negaranya, Mesir.

"Intinya saya ingin pulang. Kalau perlu, segera deportasi saya ke Mesir," aku Ahmad dengan logat Mesir.

Kepala Desa Gandasoli, Kecamatan Plered, Dahyar mengaku bingung dengan keberadaan Ahmad di desanya.

Ia juga mengaku telah melaporkan hal itu ke pihak pemerintah setempat. Soal nasib Ahmad yang kesulitan uang, Dahyar mengaku tak bisa berbuat banyak.

"Soalnya kalau disuruh kerja saya khawatir malah disangka mempekerjakan warga Asing. Ya bingung kami juga gak bisa berbuat apa-apa," ujar Dahyar.
(sms)
Berita Terkait
Taiwan Bantu Pemulangan...
Taiwan Bantu Pemulangan 105 ABK WNI yang Terdampar di Lepas Pantai Taiwan
Perempuan Seksi Tewas...
Perempuan Seksi Tewas Pakai Rok Mini di Tebing Pantai Bingin Bali, Ternyata WNA AS
Bakar Ruang Detensi...
Bakar Ruang Detensi Imigrasi Parepare, Warga Asing Asal Iran Diamankan
Tak Melapor Pindah Kerja,...
Tak Melapor Pindah Kerja, Imigrasi Palembang Deportasi WNA Asal China
Warga Jepang Ditemukan...
Warga Jepang Ditemukan Meninggal di Mess Pabrik
Pengungsi Korban Banjir...
Pengungsi Korban Banjir Wajo Terlantar dan Kedinginan
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
3 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
4 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved