Reuni Terakhir Praja, Anak Perwira TNI yang Tewas Dibunuh

Senin, 23 Juni 2014 - 16:27 WIB
Reuni Terakhir Praja,...
Reuni Terakhir Praja, Anak Perwira TNI yang Tewas Dibunuh
A A A
BANDUNG - Pagi itu langit begitu cerah, namun siapa sangka di balik cerahnya hari itu tersimpan duka yang mendalam bagi Anggi (17) dan teman-temannya.

Siang itu, Anggi hanya bisa terdiam, tatapannya kosong. Air matanya tertahan hingga akhirnya meleleh di pipinya. Ia masih tak percaya teman semenjak Sekolah Dasar, Praja (17), meninggalkannya begitu cepat.

Padahal, Sabtu (21/6/2014) malam, Anggi bersama temannya Novi (17), Tami (17), Nissa (17), Delvieri (17), dan Sandi (17), masih melepas tawa bersama dalam sebuah reunian kecil yang dilakukannya seharian.

Namun kini, pemuda itu tewas mengenaskan di kediamannya di Jalan Gudang Utara No. 18 RT04/5, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung. Praja ditemukan meninggal tergeletak di atas tempat tidur dengan luka dan darah yang bercecer di tubuh dan wajahnya yang tertutup selimut. "Padahal kemarin kita sempat ngumpul bareng-bareng, main keliling-keliling Bandung ke tempat horor dan SLB cuman buat gila-gilaan dan bersenang bersama," tuturnya di lokasi kejadian.

Meski hanya sehari, bagi Anggi dan teman-temannya, saat itu begitu sungguh menyenangkan. Bahkan menurut Delvieri, dalam reuni kecil itu mereka sempat berkeliling Bandung hingga akhirnya pertemuan mereka berakhir di suatu tempat makan di daerah Antapani. Perbincangan hangat itu pun tak menyiratkan sedikit pun duka. Yang ada hanya tawa ceria kumpulan anak muda.

"Dengan menggunakan kendaraan Avanza, kami jemput Praja di rumahnya pada pukul 14.00 kemarin (Sabtu). Kita seharian bermain. Bahkan kami juga sempat makan di daerah Antapani," tuturnya.

Reunian itu pun berakhir lantaran Praja khawatir dengan adiknya Aura (14), yang ditinggalkannya sendiri di rumah bersama pembantunya, Acim (35). "Katanya waktu di tempat makan dia sempat bilang khawatir sama adiknya yang ditinggal sama pembantunya di rumah, karena katanya pembantunya dan adiknya nggak akur. Kami pun akhirnya mengantarkan Praja pulang hingga depan rumahnya, pada pukul 21.30," ucapnya.

Tak puas dengan pertemuan itu, Delvi pun melanjutkan perbincangan tersebut lewat dunia maya. Kendati begitu, Delviari masih tak percaya teman sejak sekolah dasar tersebut meninggalkannya begitu cepat. "Hingga pukul 02.51 dini hari, kami masih chattingan sama Praja," katanya.

Tak ada yang mencurigakan pada chattingan tersebut, semuanya seperti biasa. "Saat chat semuanya biasa saja, hanya saja di akhir pembicaraan, Praja mengirimkan sebuah sticker (emoticon) di chatting line, bergambar sebuah karakter yang mengeluarkan arwah atau hantu putih," katanya.

Korban akan pergi liburan

Sementara itu Dede (24), tetangga korban, mengatakan ketiga korban ditemukan tewas oleh Slamet Haryadi, seorang anggota TNI pada Minggu (22/6/2014) pukul 07.30 WIB. Menurut Dede, saat itu Slamet datang ke rumah korban dengan tujuan untuk menjemput korban, lantaran ayah korban Letkol (Inf) Rudi Martiandi D yang mempercayai Slamet untuk mengantarkan Praja dan Aura ke travel. "Anggota itu (Slamet) disuruh ayahnya buat jemput mereka, karena dia (anggota) sudah memiliki tiketnya," ujarnya.

Namun, liburan itu pun akhirnya batal, setelah Slamet menemukan Praja dan Aura dalam keadaan tak bernyawa di rumahnya sendiri. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga korban ditemukan di ruang terpisah. Praja ditemukan tewas di ruang tengah tepatnya tergeletak di atas tempat tidur dengan luka cekikan di leher. Selain itu, bercak darah pun bercecer di selimut yang menutup wajahnya tersebut.

Sedang Aura dan pembantunya Acim ditemukan di dapur, tepatnya di sebelah tangga rumah tersebut. Aura tergeletak dengan jeratan tali di lehernya, sedang di sebelah Acim terbujur kaku dengan tali yang menggantung lehernya. Kematian Acim hingga kini masih pertanyaan apakah dikarenakan gantung diri atau ada yang menggantungnya.
(zik)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
14 menit yang lalu
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
25 menit yang lalu
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
1 jam yang lalu
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
2 jam yang lalu
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
2 jam yang lalu
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
9 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved