PSK Dolly Dilarang Masuk Bali

Jum'at, 20 Juni 2014 - 13:32 WIB
PSK Dolly Dilarang Masuk...
PSK Dolly Dilarang Masuk Bali
A A A
DENPASAR - Gubernur Bali I Made Mangku Pastika melarang para Pekerja Seks Komersial (PSK) eks lokalisasi Dolly datang ke Bali dan membuka praktik prostitusi. Untuk itu, dia mengimbau kepada segenap masyarakat untuk menolak kedatangan mereka.

“Mereka boleh ke sini, asalkan tidak bekerja seperti itu lagi dan sudah memiliki keterampilan,” ungkapnya, saat ditemui di kantor Badan Diklat Provinsi Bali, Jalan Hayam Muruk, Denpasar, Jumat (20/6/2014).

Dia juga meminta kepada aparat keamanan di Bali, mulai ditingkat desa pakraman, banjar, pecalang, atau aparat tradisional, untuk tidak menerima PSK Dolly di Bali.

"Kami sudah melakukan langkah koordinasi dengan stakeholder, termasuk desa pekraman, dan aparat desa terbawah. Kami memerinta mereka untuk menjaga wilayahnya masing-masing," terangnya.

Dengan melibatkan perangkat desa pekraman, maupun aparat kelurahan, Patika berharap bisa mencegah eksodus PSK Dolly secara besar-besaran ke Bali. Salah satu cara untuk mencegah kedatangan para PSK Dolly itu adalah dengan menggelar razia.

"Periksa identitas para pendatang, dan tertibkan mereka yang tidak memiliki identitas jelas. Kependudukan menjadi perhatian, meski razia bukan solusinya,” ungkapnya.

Menurutnya, antisipasi itu bisa mencegah berdirinya tempat-tempat prostitusi baru di Bali. Namun begitu, Pastika menepis jika imbauannya tersebut dikatakan bentuk diskriminasi kepada para pendatang baru.

“Kami bukan anti pendatang. Sebab selama ini pemerintah tidak pernah melakukan diskriminasi kepada masyarakat Indonesia. Mereka berhak pergi atau bekerja di mana saja, termasuk di Bali,” pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Malam di Dolly dan Kerlip...
Malam di Dolly dan Kerlip Rezeki yang Abadi
Coba Bangkitkan Kembali...
Coba Bangkitkan Kembali Prostitusi Dolly, 10 Orang Diproses Hukum
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara Itu Kini Jadi Sentra Kuliner, Yuk Intip Sajiannya
Bisnis Esek-esek Itu...
Bisnis Esek-esek Itu Masih Tumbuh Subur di Kota Pahlawan, Dolly Belum Mati
Diajak ke Eks Lokalisasi...
Diajak ke Eks Lokalisasi Dolly, Ini Komentar Scroll of Honour Award
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
7 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
10 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
11 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
11 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
12 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved