Tidak Mau Kalah, PSK Dolly Gelar Deklarasi Tandingan

Kamis, 19 Juni 2014 - 10:08 WIB
Tidak Mau Kalah, PSK...
Tidak Mau Kalah, PSK Dolly Gelar Deklarasi Tandingan
A A A
SURABAYA - Ribuan warga lokalisasi Dolly menggelar acara tumpengan di Jalan Jarak, Surabaya, tadi malam. Tempat ini merupakan jalur utama menuju lokalisasi Dolly. Acara yang dikemas dalam bentuk kenduri ini menunjukkan bahwa warga menolak penutupan.

Selain itu, juga menunjukkan bahwa masyarakat Dolly tetap kompak dan tidak datang ke deklarasi di gedung Islamic Center, Jalan Dukuh Kupang, Surabaya.

Pantauan wartawan di lokasi, sekitar pukul 19.30 WIB, warga dari lokalisasi memadati perempatan Jalan Jarak. Nampak para PSK, mucikari, pemilik wisma dan warga sekitar lokalisasi membaur menjadi satu.

Para PSK datang ke lokasi mengenakan pakaian bebas, dengan berbekal masker penutup wajah. Tujuannya adalah menyembunyikan parasnya ketika sejumlah awak media mengambil gambar.

Deklarasi tandingan ini ditandai dengan pemotongan tumpeng. Sebelumnya, salah satu RW dan Modin di Kelurahan Putat Jaya memimpin doa dan diamini oleh sejumlah PSK yang hadir.

"Kita menunjukkan bahwa warga lokalisasi menolak penutupan. Ini buktinya mereka tidak datang ke deklarasi yang digelar di gedung Islamic Center. Saya tidak tahu siapa yang datang di situ," kata Koordinator Advokasi Front Pekerja Lokalisasi (FPL) Anissa, Rabu 18 Juni 2014 malam.

Perempuan berjilbab ini menunjukkan yang hadir dalam tumpengan ini adalah warga lokalisasi dan pekerja lokalisasi Dolly. Sehingga, jika ada yang mengklaim penutupan Dolly didukung oleh warga hanyalah omong kosong belaka.

"Kami sangat menyangkan dengan sikap pemerintah yang sepihak menutup Dolly. Warga dan pekerja lokalisasi Dolly tidak dilibatkan," jelasnya.

Deklarasi tandingan ditutup dengan pembacaan salawat. Hampir semua PSK Dolly ini bersalawat dan melantunkan doa. Sekitar pukul 21.00 WIB, deklarasi tandingan selesai. Sejumlah PSK kembali ke tempat masing-masing. Sementara warga yang lain tetap bersiaga memblokade jalan.
(san)
Berita Terkait
Malam di Dolly dan Kerlip...
Malam di Dolly dan Kerlip Rezeki yang Abadi
Coba Bangkitkan Kembali...
Coba Bangkitkan Kembali Prostitusi Dolly, 10 Orang Diproses Hukum
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara Itu Kini Jadi Sentra Kuliner, Yuk Intip Sajiannya
Bisnis Esek-esek Itu...
Bisnis Esek-esek Itu Masih Tumbuh Subur di Kota Pahlawan, Dolly Belum Mati
Diajak ke Eks Lokalisasi...
Diajak ke Eks Lokalisasi Dolly, Ini Komentar Scroll of Honour Award
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
3 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
3 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
3 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
3 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
4 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
4 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved