Hindari Jukir Curang, Dishub Surabaya Kembangkan Parkir Elektronik

Rabu, 28 Mei 2014 - 22:52 WIB
Hindari Jukir Curang,...
Hindari Jukir Curang, Dishub Surabaya Kembangkan Parkir Elektronik
A A A
SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya berencana mengembangkan electronic parking guna menghindari kecurangan juru parkir (jukir). Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2012 tentang Retribusi Tempat Khusus Parkir dengan tegas menyebutkan, tarif parkir, khususnya sepeda motor sebesar Rp500. Namun, praktik di lapangan tarifnya menjadi Rp1.000 hingga Rp2.000.

Sekretaris Dishub Kota Surabaya Agus Haris mengatakan, potensi adanya kecurangan dalam tarif parkir ini karena jukir bersentuhan langsung dengan uang. Jukir akan seenaknya sendiri menentukan besaran tarif pada pengendara kendaraan. Selain itu, pihaknya sangat kesulitan mengawasi jukir nakal.

Dengan electronic parking ini, pemilik kendaraan yang hendak parkir, harus memasukkan sejumlah uang dalam kotak elektronik. Setelah itu dari kotak tersebut akan keluar selembar kertas bukti tanda parkir. Kertas ini kemudian diserahkan pada jukir.

"Kemudian, kertas yang sudah dikumpulkan jukir itu akan diserahkan pada kami. Baru kemudian jukir itu kami beri semacam kompensasi," terangnya.

Agus mengakui, pendapatan dari hasil parkir sangat kecil. Salah satu contoh di parkir di Taman Bungkul. Dalam sehari, taman paling ramai di Surabaya itu hanya menyetor sebesar Rp1,2 juta per hari ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Padahal, jika dilihat secara kasat mata, pendapatan dari parkir di sana jauh di atas Rp1,2 juta. Kecilnya pendapatan tersebut karena perda menetapkan tarif Rp500. Sedangkan jumlah yang masuk ke kantong jukir tidak ketahui besarannya berapa.

Menurut Agus, saat ini rencana pengembangan electronic parking sudah mulai diseriusi. Pihaknya sendiri masih belum dapat memastikan kapan proyek electronic parking ini akan direalisasikan. "Jika electronic parking ini diberlakukan, uang parkir akan betul-betul masuk ke kas negara. Ini karena jukir sudah tidak lagi bersentuhan dengan uang," katanya.
(zik)
Berita Terkait
Razia Parkir Liar di...
Razia Parkir Liar di Gandaria City dan Pondok Indah
Penertiban Parkir Liar...
Penertiban Parkir Liar di Duren Sawit, Sudin Perhubungan Jaktim Derek 7 Mobil
Banyak Mobil Parkir...
Banyak Mobil Parkir di Bahu Jalan, Warga Buat Spanduk Sindir Pemilik
7 Mobil Diderek, Juru...
7 Mobil Diderek, Juru Parkir Liar Ngamuk ke Petugas Dishub Jaktim
Ini Negara dengan Biaya...
Ini Negara dengan Biaya Parkir Termahal, 1 Jam Hampir Rp500 Ribu
70 Petugas Diterjunkan...
70 Petugas Diterjunkan Awasi Jukir Liar di Makassar Selama Ramadhan
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 menit yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
32 menit yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
47 menit yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
50 menit yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
1 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Pakistan Kembangkan...
Pakistan Kembangkan Rudal Canggih Jadi Ancaman bagi AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved