Ingin ke Pulau Christmas, 38 Imigran Nyasar di Gunung Salak

Rabu, 21 Mei 2014 - 21:15 WIB
Ingin ke Pulau Christmas,...
Ingin ke Pulau Christmas, 38 Imigran Nyasar di Gunung Salak
A A A
SUKABUMI - Sebanyak 38 orang imigran asal Timur Tengah dan India ditangkap aparat TNI dan kepolisian saat berada di kawasan kaki Gunung Salak hendak menuju Pantai Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi.

Namun karena mengantongi dokumen pengungsi, akhirnya rombongan imigran yang nyasar tersebut dikembalikan ke lokasi penampungan di Bogor.

Berdasarkan data dari Polsek Kalapanunggal, ke 38 orang imigran itu terdiri dari 16 orang warga Negara Pakistan, empat orang warga Afganistan dan 18 orang lainnya berasal dari Bangladesh.

Mereka sampai di Kecamatan Kalapanunggal dengan menggunakan enam unit mobil rental jenis minibus.

Rencananya, para pencari suaka tersebut hendak menuju Pantai Ujung Genteng. Namun di tengah perjalanannya, diduga puluhan imigran tersebut tersesat.

Hal ini disebabkan perlintasan di Kecamatan Kalapanunggal bukan sebagai jalan utama maupun jalan alternatif menuju Pantai Ujung Genteng, sebab daerah itu berada di kaki Gunung Salak.

Dalam kondisi tersebut, para imigran itu akhirnya memutuskan untuk menginap di rumah warga di Kampung Cirangkong RT21/08 Desa Mekarsari.

Tapi karena takut terlibat pelanggaran hukum, pemilik rumah bernama Yohana (48) yang merupakan teman dari salah satu sopir rental akhirnya memutuskan untuk melaporkan keberadaan para imigran itu ke kepolisian.

Kapolsek Kalapanunggal AKP Sumijo menerangkan proses pemeriksaan dan pendataan imigran terpaksa dilakukan di rumah warga yang menjadi tempat singgah puluhan imigran tersebut.

Dari keterangan yang diperoleh petugas kepolisian menunjukan para pengungsi yang mayoritas dari Negara-negara Timur Tengah ini hendak menuju Pantai Ujung Genteng.

“Kami menduga mereka hendak menyeberang ke Pulau Christmas, Australia melalui perairan Ujung Genteng. Karena dugaan itu pula kami memutuskan menahan mereka untuk sementara waktu sampai kedatangan petugas dari Kantor Imigrasi,” tegas Sumijo.

Berulangkali para imigran ini meyakinkan petugas kepolisian bahwa tujuan kedatangannya ke Pantai Ujung Genteng ini hanya untuk berwisata.

Untuk memperkuat alasannya tersebut, puluhan imigran ini memperlihatkan dokumen dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Lantaran kepemilikan dokumen itu pula, petugas Kantor Imigrasi Sukabumi yang tiba di lokasi tidak bisa berbuat banyak, bahkan para imigran ini dibiarkan berlalu meninggalkan tempat kediaman Yohana yang sekaligus dijadikan sebagai tempat pemeriksaan oleh kepolisian.

Dalam kondisi kesal, imigran-imigran itu memutuskan untuk berjalan kaki secara bergerombol. Namun arah yang dituju kali ini adalah Kabupaten Bogor.

“Mereka memiliki dokumen resmi dari UNHCR karena itulah kami membiarkannya pergi. Dari pengakuannya, para imigran ini hendak kembali ke tempat penampungannya di Bogor,” beber petugas Kantor Imigrasi Sukabumi.

Aksi jalan kaki yang dilakukan rombongan imigran ini menjadi pusat perhatian warga maupun pengguna jalan.

Akibatnya arus lalu lintas terganggu karena kerumunan warga yang menyaksikan para imigran ini memenuhi hampir di sepanjang perlintasan Kalapanunggal.

Situasi itu mulai terkendali setelah aparat kepolisian dan TNI terpaksa melakukan pengawalan.
(sms)
Berita Terkait
Ditjen Imigrasi tangkap...
Ditjen Imigrasi tangkap 17 WN Vietnam Pekerja Klinik Bedah
Kapal Pengangkut Imigran...
Kapal Pengangkut Imigran Gelap Terbalik di Italia, 40 Hilang
Viral Aksi Joget Mahasiswa...
Viral Aksi Joget Mahasiswa Aceh Usir Ratusan Imigran Gelap Rohingya
Dibawa Kabur Imigran...
Dibawa Kabur Imigran Gelap, Mobil Dinas Rudenim Ditemukan di Masjid
Uni Eropa Setujui Aturan...
Uni Eropa Setujui Aturan Lebih Ketat untuk Tangani Imigran Gelap
10 Fakta Mengerikan...
10 Fakta Mengerikan Rute Gelap Imigran ke Eropa, Seperti Mempertaruhkan Nyawa
Berita Terkini
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
30 menit yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
36 menit yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
57 menit yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
1 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
2 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved