Perusahaan tambang diminta ikut perbaiki jalan rusak

Minggu, 11 Mei 2014 - 22:02 WIB
Perusahaan tambang diminta...
Perusahaan tambang diminta ikut perbaiki jalan rusak
A A A
Sindonews.com – Kalangan perusahaan pertambangan di kawasan Kecamatan Winongan dan Lumbang diminta berpartisipasi aktif dalam merawat jalan di Kabupaten Pasuruan yang biasa dilaluinya.

Ini sebagai solusi lantaran kareab kali terjadi kerusakan jalan yang tidak kuat menahan beban tonase kendaraan pengangkut hasil tambang galian C tersebut.

Kerusakan jalan dijalur Ngopak, Winongan hingga Warung Dowo tersebut di antaranya disebabkan ketidak sesuaian kelas jalan dan tonase kendaraan yang melintasinya.

Kerusakan jalan yang juga menjadi jalur alternatif Probolinggo-Malang, bahkan kerap memicu aksi unjukrasa warga memblokir jalan sebagai bentuk protes kepada pemerintah.

Kepala Dinas Binamarga Kabupaten Pasuruan, Hari Apriyanto, mengungkapkan, pada tahun anggaran 2014 ini, ruas jalan tersebut segera dilakukan perbaikan.

Pada ruas jalan Ngopak-Winongan, Pemkab Pasuruan mendapat bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara pada ruas jalan Winongan hingga Tenggilis Kecamatan Gondang Wetan, menggunakan dana APBD Kabupaten Pasuruan senilai Rp4 miliar.

"Setelah jalan diperbaiki, kami akan mengumpulkan para pengusaha pertambangan galian C. Kami menghimbau agar ada partisipasi aktif dari para pengusaha untuk ikut merawat jalan yang tidak sesuai kelas jalan tonasenya," kata Hari Apriyanto.

Menurutnya, selain meminta partisipasi dari belasan perusahaan tambang tersebut pihaknya juga akan mencari solusi agar pada ruas jalan tersebut dapat bertahan lama.

Di antaranya, para pengusaha tambang harus menggunakan kendaraan berkapasitas muatan 8 ton sesuai dengan kelas jalannya. Selain itu, kendaraan muatan tambang tersebut akan diarahkan pada satu ruas Winongan-Ngopak.

"Kerusakan jalan akan mudah terdeteksi jika kendaraan tambang yang melebihi tonase kelas jalan jika hanya melalui ruas jalan tertentu, yakni Winongan-Ngopak. Dengan demikian, perusahaan tambang tetap dapat beroperasi dan masyarakat tidak merasa dirugikan," tandasnya.

Pihaknya mengaku optimis akan mendapat dukungan dari perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut. Seperti dilakukan PT Aqua Danone yang berinisiatif memperbaiki ruas jalan sepanjang sekitar 5 KM untuk mempermudah transportasi kendaraan pengangkut produksinya.

Beberapa waktu lalu, warga di Desa Gading Kecamatan Winongan melakukan aksi blokir jalan untuk memprotes pemerintah yang dianggap lamban memperbaiki kerusakan jalan.

Aksi serupa juga pernah dilakukan warga Desa Kedawung Kecamatan Grati yang memprotes kerusakan jalan akibat dilakukan kendaraan perusahaan tambang yang melebihi muatannya.

Menurut Huda, warga Desa Gading Kecamatan Winongan, kerusakan jalan yang terjadi sejak lama ini membuat masyarakat sengsara. Selain menghambat roda perekonomian, kecelakaan sepeda motor kerap terjadi diruas jalan tersebut.
(ilo)
Berita Terkait
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Poros Antang Kian Memprihatinkan
Mirip Kubangan Kerbau,...
Mirip Kubangan Kerbau, Jalan Tani Raya Pringsewu Dikeluhkan Warga
Curah Hujan Tinggi,...
Curah Hujan Tinggi, Jalan Pematangsiantar Menuju Tapanuli Terancam Amblas
Rusak Parah, 8 Titik...
Rusak Parah, 8 Titik Jalan Trans Merauke-Tanah Merah Sebabkan Kemacetan
Usai Digenangi Banjir,...
Usai Digenangi Banjir, Jalan Trans Provinsi di Wajo Rusak Parah
Warga Keluhkan Jalan...
Warga Keluhkan Jalan Penghubung Dua Desa di Lutra yang Rusak Parah
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
2 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
3 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
4 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
4 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
7 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved