Ortu harus ubah didik anak gunakan kekerasan

Selasa, 06 Mei 2014 - 11:08 WIB
Ortu harus ubah didik...
Ortu harus ubah didik anak gunakan kekerasan
A A A
Sindonews.com - Pola asuh orangtua hingga latar belakang keluarga bakal memengaruhi karakter atau pribadi seorang anak. Jika dididik menggunakan kekerasan, maka akan berpengaruh buruk pada psikologis anak dan daya tumbuh kembangnya.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengatakan untuk menangani kasus kekerasan anak baik anak sebagai pelaku maupun korban agar jangan terjebak pada aspek hilir, semua pihak penyelenggara harus fokus pada hulu. Pelaku kekerasan tertinggi justru adalah ibunya.

"Ibu sering menjadi pelaku kekerasan, perspektif perlindungan anak masih minim. Sehingga anak dipandang aset bagi keluarga, perlakuan kasar tersebut bagi keluarga dianggap benar," katanya kepada wartawan saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Lapas Pondok Rajeg, Cibinong, Selasa (06/05/2014).

Pendisiplinan terhadap anak, lanjutnya, tidak dibenarkan dengan cara memukul. Cara pandang mendidik dengan cara disiplin yang salah tersebut harus diubah.

"Menafikan prosesnya, dikit-dikit anak dipukul, proses sama outputnya harus berbanding lurus. Harus diubah mindsetnya," ungkapnya.

Hasil penelitian KPAI, lanjutnya, faktor ekonomi juga jadi pemicu kekerasan terhadap anak. Konflik keluarga juga membuat anak sering jadi korban, marah pada suami anak dibanting.

Rasa kesal di dalam hati seorang ibu juga kerap melampiaskannya kepada anak. Ia pun meminta budaya mendidik anak dengan menggunakan media alat pukul harus dihapuskan.

"Misalnya orientasi tertentu, pengaruh budaya, rotan dan gesper untuk didik disiplin, tradisi kultural seperti itu harus difilter," tukasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
10 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
40 menit yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
4 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
5 jam yang lalu
Infografis
Pendidikan Sugiono,...
Pendidikan Sugiono, Anak Ideologis Prabowo yang Jadi Sekjen Gerindra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved