Sekolah Renggo klaim sudah lakukan pengawasan
Senin, 05 Mei 2014 - 18:36 WIB
Sekolah Renggo klaim sudah lakukan pengawasan
A
A
A
Sindonews.com - Pihak SDN 09 Pagi Makasar, Jakarta Timur, mengaku sudah melakukan pengawasan terhadap anak didiknya. Penganiayaan yang dilakukan Sy (13), terhadap Renggo Kadapi (11), terjadi pada jam istirahat.
"Pihak sekolah, sudah melakukan pengawasan, itu terjadi pada saat istirahat. Menurut informasi tidak ada yang melaporkan (penganiayaan itu) ke guru-guru," kata Kepala Sekolah SDN 09 Pagi Makasar, Jakarta Timur, Sri Hartini kepada wartawan di sekolah itu, Senin, (5/5/2014).
Meski demikian, kata Sri, pihak sekolah sudah menyerahkan sepenuhnya masalah penganiayaan Renggo ke pihak kepolisian. Sri juga mengaku, siap jika dimintai keterangan untuk penyidikan.
"Kalau dipanggil polisi untuk penyidikan, insya Allah saya siap," kata Sri.
Untuk mengantisipasi kejadian ini agar tidak terulang kembali, kata Sri, pihaknya akan memberikan pembinaan kepada peserta didiknya.
"Kedepannya pihak sekolah akan memberikan pembinaan, dan berupaya tidak akan terulang terjadi kasus seperti ini," tutupnya.
Baca:
Renggo dan Sy di mata teman-teman
Murid SDN 09 Pagi Makasar kerap dipalak senior
"Pihak sekolah, sudah melakukan pengawasan, itu terjadi pada saat istirahat. Menurut informasi tidak ada yang melaporkan (penganiayaan itu) ke guru-guru," kata Kepala Sekolah SDN 09 Pagi Makasar, Jakarta Timur, Sri Hartini kepada wartawan di sekolah itu, Senin, (5/5/2014).
Meski demikian, kata Sri, pihak sekolah sudah menyerahkan sepenuhnya masalah penganiayaan Renggo ke pihak kepolisian. Sri juga mengaku, siap jika dimintai keterangan untuk penyidikan.
"Kalau dipanggil polisi untuk penyidikan, insya Allah saya siap," kata Sri.
Untuk mengantisipasi kejadian ini agar tidak terulang kembali, kata Sri, pihaknya akan memberikan pembinaan kepada peserta didiknya.
"Kedepannya pihak sekolah akan memberikan pembinaan, dan berupaya tidak akan terulang terjadi kasus seperti ini," tutupnya.
Baca:
Renggo dan Sy di mata teman-teman
Murid SDN 09 Pagi Makasar kerap dipalak senior
(mhd)