8 desa di Boyolali diminta mewaspadai Merapi

Jum'at, 02 Mei 2014 - 16:24 WIB
8 desa di Boyolali diminta...
8 desa di Boyolali diminta mewaspadai Merapi
A A A
Sindonews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, mengimbau warga yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Merapi untuk meningkatkan kewaspadaan. Mereka diminta untuk bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

Kepala BPBD Boyolali Siyitno mengatakan, saat ini ada delapan desa di Kabupaten Boyolali yang masuk dalam wilayah KRB. Delapan desa itu terletak di tiga kecamatan yakni Selo, Cepogo dan Musuk.

Menurutnya dari delapan desa itu enam diantaranya berada di wilayah Selo, yakni Desa Suroteleng, Samiran, Lencoh, Tlogolele, Klakah dan Jrakah. Sedangkan dua desa lainya masing-masing berada di wilayah Cepogo dan Musuk.

Suyitno mengatakan, dengan meningkatkan kewaspadaan, nantinya warga dapat menyelamatkan diri saat Merapi benar-benar terjadi erupsi.

Sehingga nantinya korban jiwa dan material yang ditimbulkan akibat bencana musiman itu dapat diminimalisasi.

Selain meminta masyarakat untuk waspada, dia juga telah menjalin kerjasama denagn pihak TNI/Polri beserta Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Kerjasama antar instasi itu dilakukan untuk memetakan jalur-jalur evakuasi bagi warga yang tinggal di wilayah KRB.

“Kita petakan jalur evakuasi, selain itu peran TNI dan Polri juga sangat penting untuk membantu proses evakuasi,” ungkapnya, Jumat siang (2/5/2014).

Sementara itu Komandan Search And Rescue (SAR) Kabupaten Boyolali, Kurniawan Fajar, saat ini telah melakukan inventarisasi kendaraan milik warga yang tinggal di wilayah KRB.

Inventarisasi itu dilakukan untuk mengetahui banyaknya kendaraan yang ada di wilayah itu. Inventariasasi itu juga dilakukan untuk memastikan ketersiadaan kendaraan yang nantinya bakal dipakai untuk proses evakuasi saat Merapi meletus.

“Kita saat ini sudah menginventarisir kendaraan yang ada, nantinya kendaran itu bakal dipakai untuk proses evakuasi warga saat kondisi Merapi terus memburuk,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
21 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
33 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
49 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved