BPBD siapkan tim reaksi cepat hadapi erupsi Merapi

Rabu, 30 April 2014 - 17:08 WIB
BPBD siapkan tim reaksi...
BPBD siapkan tim reaksi cepat hadapi erupsi Merapi
A A A
Sindonews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah langsung membentuk tim reaksi cepat bila sewaktu-waktu Gunung Merapi mengalami erupsi.

Kepala BPBD Klaten Sriwinoto mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan ke lapangan terkait naiknya status Gunung Merapi.

"Begitu ada perubahan status Merapi, kita langsung berkoordinasi dengan para relawan. Pagi tadi saya langsung mengecek ke lapangan untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Dan saya sempat mendengar suara dentuman yang sering terdengar dari arah puncak Merapi beberapa kali, namun tidak disertai suara gemuruh "ujar Sri Winoto, di Klaten, Jawa Tengah, Rabu (30/04/2014).

Winoto menambahkan, tiga selter pengungsian telah dipersiapkan. Termasuk jalur evakusi warga dari tempat tinggal menuju lokasi pengungsian pun telah dipersiapkan.

Ada tiga jalur evakuasi erupsi Merapi. Yaitu jalur evakuasi tengah, barat dan timur lereng Merapi. "Untuk warga tetap tenang dan tidak usah panik menyikapi naiknya status Merapi," paparnya.

Sementara itu, di kawasan rawan bencana Kemalang Klaten, Jawa tengah, suara dentuman dari arah puncak merapi sangat terdengar jelas.

Dari arah puncak Gunung Merapi terpantau jelas mengeluarkan asap sulfatara berwarna coklat pekat secara intens.

Meski terjadi adanya aktivitas Merapi, namun kegiatan masyarakat lereng Merapi terpantau normal seperti biasanya.

Salah seorang warga Desa Tegalmulyo, Paidi mengaku meski Merapi kerap mengeluarkan suara dentuman, namun dirinya tidak takut dan tetap memilih berangkat keladang mencari rumput untuk pakan ternaknya.

"Suara dentuman terjadi beberapa kali, suaranya seperti batu besar menggelundung,yang berasal dari arah puncak merapi, tapi saya meyakini Merapi masih aman, makanya saya termasuk warga disini tetap tenang dan beraktivitas seperti biasanya," tuturnya.

Hal sama juga diungkapkan Nurkidi warga Desa Balerante, dirinya mengaku tetap mencari pasir di Kali Woro,dan terus memantau kondisi puncak Merapi yang terus mengeluarkan suara dentuman, meskipun demikian dirinya bersama ratusan penambang lainnya merasa was-was juga.

"Kami pasrah saja, mau gimana lagi. Kalau tidak nambang, dari mana saya dapat uang. Kami juga tetap melihat kearah puncak Merapi,jika terjadi erupsi tiba-tiba,kami akan langsung berhenti,dan menyelamatkan diri," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
18 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
30 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
46 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved