KPK diminta usut kasus double anggaran

Jum'at, 18 April 2014 - 20:21 WIB
KPK diminta usut kasus...
KPK diminta usut kasus double anggaran
A A A
Sindonews.com - Organisasi Masyarakat (Ormas) Barisan Muda Antikorupsi (Berantas) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi mengusut kasus anggaran ganda atau double anggaran di Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta.

Ormas tersebut juga mempertanyakan sikap Gubernur DKI Jakarta Jokow Widodo (Jokowi) yang terkesan tidak responsif terhadap kasus tersebut.

"Kami prihatin dengan sikap Jokowi. Beliau itu sebenarnya prokorupsi atau antikorupsi sih? Kok ada indikasi korupsi di Dinas Pendidikan DKI malah diam saja, ini sangat mengecewakan," kata Hamidi di Jakarta, Jumat (18/4/2014).

Dia meminta Pemprov DKI Jakarta juga mengusut persoalan ini hingga tuntas. "(Jokowi) Jangan diam saja dong. Seharusnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap melakukan penyelidikan," katanya.

Hamidi berpendapat, Jokowi seharusnya memerintahkan jajarannya melakukan investigasi terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan anak buahnya. Tujuannya untuk menemukan siapa yang bertanggung jawab atas adanya anggaran tersebut.

"Dia harus melakukan investigasi, kalau belum digunakan harus memberikan sanksi administrasi. Kalau sudah digunakan itu patut diduga pidana korupsi," ujarnya.

Dia meminta semua pihak yang terlibat harus diperiksa, yang memposting anggaran juga harus bertanggungjawab. "Kepala Dinas Pendidikan harus diperiksa. Dia harus bisa menjelaskan kepada atasannya," tambahnya.

Sebagai pemimpin tertinggi di DKI, Jokowi seharusnya bersikap tegas terhadap anak buahnya itu, bukan malah sibuk mengurusi pencapresan. "Belum jadi presiden saja sudah begitu. Apa jadinya jika nanti jadi presiden," ketusnya.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengembalikan Rp 700 miliar ke kas daerah karena ada beberapa kegiatan ada yang tumpang tindih. Anggaran tersebut akan diajukan untuk kegiatan lainnya di APBD Perubahan.
(dam)
Berita Terkait
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
1 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
4 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
6 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
6 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved