Upacara hari jadi Tegal akhirnya gunakan bahasa daerah

Jum'at, 11 April 2014 - 16:38 WIB
Upacara hari jadi Tegal...
Upacara hari jadi Tegal akhirnya gunakan bahasa daerah
A A A
Sindonews.com - Setelah dikecam kalangan seniman dan budayawan, Pemkot Tegal akhirnya mengubah keputusan terkait penggunaannya bahasa Tegal dalam upacara hari jadi. Bahasa Tegal akan tetap digunakan dalam upacara hari jadi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini berbeda dengan keputusan Pemkot Tegal yang sebelumnya menyatakan akan menggunakan bahasa Indonesia.

"Iya benar, upacara akan menggunakan bahasa Tegal, termasuk sambutan wali kota," kata Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal Dyah Kemala Sintha, Jumat (11/4/2014).

Menurut Sintha, kembali digunakannya bahasa Tegal dalam upacara tersebut setelah ada perintah dari Wali Kota Siti Masitha. Alasannya untuk menghidupkan budaya Tegal. "Dari Ibu perintahnya begitu," ucapnya.

Sementara, Kepala Bagian Humas Setda Kota Tegal Markus Wahyu Priyono mengatakan, pihaknya menyiapkan dua sambutan untuk dibacakan Wali Kota Siti Masitha dalam upacara hari jadi.

"Satu sambutan campuran bahasa Indonesia dan Tegal. Satunya lagi menggunakan bahasa Tegal semua," kata Markus.

Sebelumnya, Wali Kota Tegal Sitha mengatakan, dalam upacara hari jadi bahasa yang akan digunakan adalah bahasa Indonesia.

Hal ini berbeda dengan upacara hari jadi yang digelar sebelumnya yang menggunakan bahasa Tegal.

"Ini kan agenda resmi, jadi harus menggunakan bahasa Indonesia. Tapi nanti ada sedikit bahasa Tegal yang diselipkan," kata Sintha saat itu.

Namun, keputusan ini dikecam sejumlah budayawan dan seniman Kota Tegal. Salah satunya adalah budayawan Yono Daryono.

Yono menilai keputusan pemkot tidak menggunakan bahasa Tegal dalam upacara hari jadi merupakan sebuah kemunduran dalam upaya pelestarian bahasa Tegal.
(sms)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
7 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
7 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
9 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved