Merapi bergemuruh, warga Kaliurang siap ngungsi
Kamis, 27 Maret 2014 - 17:35 WIB
Merapi bergemuruh, warga Kaliurang siap ngungsi
A
A
A
Sindonews.com - Suara gemuruh disertai semburan abu vulkanik di puncak Merapi membuat sebagian besar warga panik, khususnya yang tinggal di kaki gunung aktif tersebut.
Kepanikan dirasakan sebagian besar warga yang bermukim tak jauh dari objek wisata Kaliurang, Sleman, DIY. Mereka sudah siap-siap mengungsi turun gunung saat mendengar suara gemuruh dari puncak.
"Ini tadi sudah siap-siap mengungsi, tapi dari pak dukuh melalui pengeras suara di masjid disampaikan tidak berbahaya sehingga tidak jadi mengungsi," kata Tri Wiyanto (50) warga Kaliurang, Sleman, Kamis (27/3/2014).
Hujan abu tipis menguyur wilayahnya. Kepanikan itu lebih dikarenakan tidak mampu melihat puncak merapi akibat tertutup kabut. Terdengar suara gemuruh mengingatkan kembali saat peristiwa erupsi 2010 silam.
Senada disampaikan Ny Tuty (45) warga sekitar objek wisata Bebeng, Cangringan, Sleman. Informasi dari pemerintah desa yang diteruskan ke pengurus tokoh masyarakat langsung disampaikan melalui pengeras suara di masjid-masjid.
Kepala BPPTKG Subandrio menyampaikan ada semburan asab disertai abu tipis siang tadi sekira pukul 13.12 WIB. Sebelumnya, terdengar suara gemuruh dari puncak gunung aktif di perbatasan DIY- Jawa Tengah itu.
"Kondisinya tertutup awan, jadi tidak terbaca berapa ketinggian dan menuju arah mana embusan Merapi," katanya.
Baca juga :
Warga panik saat Merapi bergemuruh
Kepanikan dirasakan sebagian besar warga yang bermukim tak jauh dari objek wisata Kaliurang, Sleman, DIY. Mereka sudah siap-siap mengungsi turun gunung saat mendengar suara gemuruh dari puncak.
"Ini tadi sudah siap-siap mengungsi, tapi dari pak dukuh melalui pengeras suara di masjid disampaikan tidak berbahaya sehingga tidak jadi mengungsi," kata Tri Wiyanto (50) warga Kaliurang, Sleman, Kamis (27/3/2014).
Hujan abu tipis menguyur wilayahnya. Kepanikan itu lebih dikarenakan tidak mampu melihat puncak merapi akibat tertutup kabut. Terdengar suara gemuruh mengingatkan kembali saat peristiwa erupsi 2010 silam.
Senada disampaikan Ny Tuty (45) warga sekitar objek wisata Bebeng, Cangringan, Sleman. Informasi dari pemerintah desa yang diteruskan ke pengurus tokoh masyarakat langsung disampaikan melalui pengeras suara di masjid-masjid.
Kepala BPPTKG Subandrio menyampaikan ada semburan asab disertai abu tipis siang tadi sekira pukul 13.12 WIB. Sebelumnya, terdengar suara gemuruh dari puncak gunung aktif di perbatasan DIY- Jawa Tengah itu.
"Kondisinya tertutup awan, jadi tidak terbaca berapa ketinggian dan menuju arah mana embusan Merapi," katanya.
Baca juga :
Warga panik saat Merapi bergemuruh
(sms)