Gunung Merapi bergemuruh & semburkan asap disertai abu
Kamis, 27 Maret 2014 - 14:28 WIB
Gunung Merapi bergemuruh & semburkan asap disertai abu
A
A
A
Sindonews.com - Gunung Merapi di perbatasan DIY- Jateng mengeluar letusan, Kamis siang (27/3/2014) sekira pukul 13.12 WIB.
Peristiwa itu hanya berlangsung sekira 5 menit. Sebelumnya, gunung teraktif di dunia itu mengeluarkan suara gemuruh.
"Jadi pukul 13.12 WIB tadi ada suara gemuruh, kemudian terjadi hembusan asab disertai abu tipis keluar dari puncak," kata Kepala Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Subandrio, Kamis (27/3/2014).
Hembusan disertai keluarnya abu tipis itu tidak diketahui arah dan ketinggiannya. Sebab, puncak merapi diselimuti awan.
"Kita tidak bisa pantau berapa ketinggian karena puncak merapi tertutup mendung. Begitu juga dengan arah angin belum terpantau," jelasnya.
Subandrio belum mengetahui jenis letusan apa yang terjadi siang tadi. Hembusan asap disertai abu tipis itu akibat ada pelepasan gas yang ada di perut Merapi. "Penyebabnya karena ada pelempasan gas hingga terjadi hembusan letusan," jelasnya.
Subandrio juga menyampaikan ada kegempakan vulkanik yang terjadi Rabu malam, 26 Maret 2014."Jam berapa saya lupa, tapi ada gempa vulkanik kecil tadi malam," tandasnya.
Peristiwa itu hanya berlangsung sekira 5 menit. Sebelumnya, gunung teraktif di dunia itu mengeluarkan suara gemuruh.
"Jadi pukul 13.12 WIB tadi ada suara gemuruh, kemudian terjadi hembusan asab disertai abu tipis keluar dari puncak," kata Kepala Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Subandrio, Kamis (27/3/2014).
Hembusan disertai keluarnya abu tipis itu tidak diketahui arah dan ketinggiannya. Sebab, puncak merapi diselimuti awan.
"Kita tidak bisa pantau berapa ketinggian karena puncak merapi tertutup mendung. Begitu juga dengan arah angin belum terpantau," jelasnya.
Subandrio belum mengetahui jenis letusan apa yang terjadi siang tadi. Hembusan asap disertai abu tipis itu akibat ada pelepasan gas yang ada di perut Merapi. "Penyebabnya karena ada pelempasan gas hingga terjadi hembusan letusan," jelasnya.
Subandrio juga menyampaikan ada kegempakan vulkanik yang terjadi Rabu malam, 26 Maret 2014."Jam berapa saya lupa, tapi ada gempa vulkanik kecil tadi malam," tandasnya.
(sms)