Hujan abu Gunung Slamet di Desa Karangsalam

Sabtu, 15 Maret 2014 - 12:22 WIB
Hujan abu Gunung Slamet...
Hujan abu Gunung Slamet di Desa Karangsalam
A A A
Sindonews.com - Warga Desa Karangsalam, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, sempat diguyur hujan abu tipis, saat Gunung Slamet bereaksi dan statusnya meningkat menjadi waspada.

Namun meski demikian, aktivitas warga di desa ini masih berjalan normal seperti biasa. Desa Karangsalam yang berada di Kecamatan Baturaden sendiri merupakan desa yang berada di lereng selatan Gunung Slamet, terhitung hanya berjarak sekira delapan kilometer dari puncak Gunung Slamet.

Kendati begitu, warga tetap khawatir dengan aktivitas Gunung Slamet yang belum kembali normal. Untuk itu, warga menggelar ritual selametan dengan doa dan makan bersama. Sejumlah sesajian pun dihidangkan.

Upacara adat yang dilakukan secara turun menurun ini, dipercaya warga setempat dapat mencegah meletusnya Gunung Slamet, dan menurunkan aktivitas gunung dari waspada kembali normal.

Kekhawatiran warga bukan tidak beralasan. Kemarin, Jumat 14 Maret 2014, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat terjadi 171 kali gempa letusan Gunung Slamet.

"Ketinggian letusan itu kisaran 300-1.200 meter. Gempa letusan yang tercatat sejauh ini terjadi seperti itu. Gempa letusan itu berbeda dengan letusan," ujar Kepala PVMBG M Hendrasto, saat dihubungi.

Ancaman yang terjadi di Gunung Slamet dengan aktivitas itu, kata Hendrasto, berada di radius 2 kilometer (km) dari puncak.

Berdasarkan data PVMBG, setidaknya ada empat kawah yang aktif di Gunung Slamet. Namanya K1, K2, K3 dan K4. Gunung dengan ketinggian 3432 mdpl itu, bertipe gunung api strato.

Karakter letusannya adalah letusan abu disertai lontaran sekoria dan batu pijar, terkadang mengeluarkan laca pijar. Letusannya berlangsung beberapa hari, pada keadaan luar biasa mencapai beberapa minggu.

Baca juga:
Pepaya & telur ayam cegah Gunung Slamet meletus
(san)
Berita Terkait
Gua Lawa di Lereng Timur...
Gua Lawa di Lereng Timur Gunung Slamet Terbentuk oleh Magma
Jenazah Pendaki Gunung...
Jenazah Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali Dievakuasi, Penyebab Meninggalnya Diumumkan Rumah Sakit
Suara Gemuruh dari Puncak...
Suara Gemuruh dari Puncak Gunung Slamet, Bikin Siswa SD Ketakutan
4 Legenda Gunung Berapi...
4 Legenda Gunung Berapi di Tanah Jawa, dari Merapi hingga Kelud
Waspada! Aktivitas Gunung...
Waspada! Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Warga Diminta Menjauh
Kisah Naomi Pendaki...
Kisah Naomi Pendaki Gunung Slamet: Tersesat 2 Hari, Selamat karena Ikuti Burung
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
31 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
39 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
43 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved