Jelang malam, biker ditembak di Pancoran
Senin, 10 Maret 2014 - 00:53 WIB
Jelang malam, biker ditembak di Pancoran
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pengendara sepeda motor ditembak dan sepeda motornya dirampas oleh dua orang tidak dikenal di Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan.
Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Aswin mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 23.50 WIB kemarin malam, ketika korban yang bekerja sebagai karyawan supermarket tersebut hendak pulang ke rumahnya di kawasan Pondok Cabe, Jakarta Selatan.
"Korban ditembak pada tulang bagian bawah mata sebelah kiri," katanya, Minggu (10/3/2014).
Aswin menjelaskan, modus yang dilakukan oleh pelaku yang diduga dua orang tersebut adalah dengan memepet korban dan mencegatnya. Setelah berhenti salah satu pelaku mencoba mengambil kunci sepeda motor korban.
"Waktu mau ambil kunci korban menegurnya, tapi pelaku bukannya takut malah mengeluarkan senjata api dan menembaknya," jelasnya.
Akibatnya, korban harus merelakan sepeda motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi B 6518 WIR dibawa kabur pelaku. Korban yang mengalami luka tembak langsung dilarikan ke RS Tebet, namun karena kondisi lukanya yang cukup parah akhirnya korban dirujuk ke RSCM untuk penanganan yang lebih baik.
"Diduga pelaku menggunakan peluru kaliber 9mm, satu selongsong peluru masih di puslabfor," tegasnya.
Sampai saat ini ada tiga saksi yang telah diperiksa. Kasusnya sendiri ditangani Polres Jakarta Selatan. Sementara, Andi salah satu warga mengatakan setelah menembak pelaku langsung kabur. "Dia sempat mengacungkan senjatanya ke masyarakat lain," ujarnya.
Setelah kabur, dia bersama warga lainnya langsung melarikan korban ke RS Tebet. Kedua pelaku sendiri memakai helm tertutup, sementara dia tidak mengetahui sepeda motor yang dibawa oleh pelaku.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menuturkan, sampai saat ini pihaknya sudah melakukan penelusuran terkait maraknya peredaran senjata api. Menurutnya, beberapa waktu lalu pihak Polda Metro Jaya juga melakukan penggerebekan dikawasan Sukabumi, Jawa Barat.
"Saat itu, kita mendapatkan perlengkapan pembuatan senpi rakitan," tuturnya. Selain itu, pihaknya juga mengklaim kalau senjata yang dipakai pelaku kajahatan hampir 90 persen adalah rakitan.
Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Aswin mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 23.50 WIB kemarin malam, ketika korban yang bekerja sebagai karyawan supermarket tersebut hendak pulang ke rumahnya di kawasan Pondok Cabe, Jakarta Selatan.
"Korban ditembak pada tulang bagian bawah mata sebelah kiri," katanya, Minggu (10/3/2014).
"Waktu mau ambil kunci korban menegurnya, tapi pelaku bukannya takut malah mengeluarkan senjata api dan menembaknya," jelasnya.
Akibatnya, korban harus merelakan sepeda motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi B 6518 WIR dibawa kabur pelaku. Korban yang mengalami luka tembak langsung dilarikan ke RS Tebet, namun karena kondisi lukanya yang cukup parah akhirnya korban dirujuk ke RSCM untuk penanganan yang lebih baik.
"Diduga pelaku menggunakan peluru kaliber 9mm, satu selongsong peluru masih di puslabfor," tegasnya.
Sampai saat ini ada tiga saksi yang telah diperiksa. Kasusnya sendiri ditangani Polres Jakarta Selatan. Sementara, Andi salah satu warga mengatakan setelah menembak pelaku langsung kabur. "Dia sempat mengacungkan senjatanya ke masyarakat lain," ujarnya.
Setelah kabur, dia bersama warga lainnya langsung melarikan korban ke RS Tebet. Kedua pelaku sendiri memakai helm tertutup, sementara dia tidak mengetahui sepeda motor yang dibawa oleh pelaku.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menuturkan, sampai saat ini pihaknya sudah melakukan penelusuran terkait maraknya peredaran senjata api. Menurutnya, beberapa waktu lalu pihak Polda Metro Jaya juga melakukan penggerebekan dikawasan Sukabumi, Jawa Barat.
"Saat itu, kita mendapatkan perlengkapan pembuatan senpi rakitan," tuturnya. Selain itu, pihaknya juga mengklaim kalau senjata yang dipakai pelaku kajahatan hampir 90 persen adalah rakitan.
(hyk)