Tertimpa antena besi, 2 relawan Gunung Kelud tewas
Jum'at, 07 Maret 2014 - 16:05 WIB
Tertimpa antena besi, 2 relawan Gunung Kelud tewas
A
A
A
Sindonews.com - Dua relawan yang bertugas untuk penanganan pasca letusan Gunung Kelud meninggal dunia saat bertugas di Dusun Kutut, Desa Pandansari, Ngantang, Malang, Jawa Timur. Saat ini kedua jenazah relawan tengah perjalanan menuju kamar mayat RSSA Malang.
Menurut informasi yang dihimpun, dua relawan atas nama Surya Hardianto dan Rahmatullah Rais tersebut berasal dari relawan lintas kampus dari Yogyakarta yang berjumlah sekira 47 orang. Rencananya, mereka akan pulang ke Yogyakarta hari ini.
"Mereka hari ini berencana pulang dan pagi tadi menurunkan antena radio komunikasi," kata Parno, Ketua Jangkar Kelud, Desa Pandansari, Jumat (7/3/2014).
Menurut Parno, ketinggian antena sekira 15 meter dan berbahan besi. Alat tersebut, katanya diangkut berdua, namun karena tidak kuat menyebabkan antena roboh dan menimpa tiang listrik yang diduga masih ada aliran listrik meski aliran listrik ke rumah-rumah warga masih mati.
Keduanya, kata Parno, sempat mendapat perawatan di Puskesmas Banturejo dan diberi penanganan, tapi keduanya tidak tertolong sehingga meninggal dunia.
Menurut informasi yang dihimpun, dua relawan atas nama Surya Hardianto dan Rahmatullah Rais tersebut berasal dari relawan lintas kampus dari Yogyakarta yang berjumlah sekira 47 orang. Rencananya, mereka akan pulang ke Yogyakarta hari ini.
"Mereka hari ini berencana pulang dan pagi tadi menurunkan antena radio komunikasi," kata Parno, Ketua Jangkar Kelud, Desa Pandansari, Jumat (7/3/2014).
Menurut Parno, ketinggian antena sekira 15 meter dan berbahan besi. Alat tersebut, katanya diangkut berdua, namun karena tidak kuat menyebabkan antena roboh dan menimpa tiang listrik yang diduga masih ada aliran listrik meski aliran listrik ke rumah-rumah warga masih mati.
Keduanya, kata Parno, sempat mendapat perawatan di Puskesmas Banturejo dan diberi penanganan, tapi keduanya tidak tertolong sehingga meninggal dunia.
(rsa)