Ini surat PB XIII kepada Presiden SBY

Kamis, 06 Maret 2014 - 19:12 WIB
Ini surat PB XIII kepada...
Ini surat PB XIII kepada Presiden SBY
A A A
Sindonews.com - Sampeyen Dalem Ingkeng Sinuhun (SISK) Paku Buwono (PB) XIII telah menyampaikan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait penyelesaian konflik internal dalam Keraton Kasunanan.

Surat yang telah diserahkan kepada SBY saat pertemuan di Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta itu terpaksa dibuka menyusul sikap kubu Lembaga Dewan Adat (LDA) yang meragukan posisi Menteri Pemuda dan Olah Raga Roy Suryo sebagai perwakilan resmi pemerintah penyelesaian konflik keraton Solo.

Salah seorang putra Paku Buwono (PB) XII Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Suro Wicaksono mengatakan tujuan dibukannya isi surat PB XIII kepada Presiden SBY karena tidak bersifat rahasia. Selain itu untuk menghindari agar isi surat tersebut tidak dipelintir LDA.

"Dan kewajiban Sinuhun Hangabehi (SHB) memang mensosialisasikan surat tersebut kepada sentono dan publik. Sebelum disosialisasikan, surat tersebut telah dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Roy Suryo," jelas pria akrab disapa Gusti Nino, di Solo,Jawa Tengah,Kamis (6/3/2013).

Surat sebanyak lima lembar ditandatangani PB XIII Hangabehi berstempel resmi Keraton Kasunanan.

Dalam surat tertulis dukungan penuh upaya Mendagri dan Pemkot Surakarta termasuk Gubenur Jateng, Panglima Daerah Militer atau pejabat yang ditunjuk oleh Panglima TNI dan Polda Jateng yang bertujuan mewujudkan serta memelihara stabilitas nasional dan pembangunan nasional terutama di Kota Surakarta dalam rangka melindungi cagar budaya bangsa dan dunia sebagaimana yang dimaksud dalam surat Wali Kota Surakarta nomer 181.1/2782 tanggal 10 September 2013 dan surat dari Mendagri nomer 181.1/6619/SJ tanggal 2 Oktober 2013.

Pada bagian lain dari isi surat tersebut juga terdapat permohonan PB XIII kepada Presiden untuk memberikan perlindungan hukum dan keamanan secara nyata dan penuh kepada kepemimpinan SISK Pakubuwono XIII berserta keluarga besar serta abdi dalem, sentana dalem, dan para rakyat.

Selain itu menghentikan konflik yang terjadi saat ini dengan keberadaan organisasi masyarakat yang bernama "Lembaga Dewan Adat" dengan nomer surat SKT No 220/11/2011 tertanggal 21 Pebruari 2011 yang dipimpin langsung GKR Koes Murtiyah atau Wandansari berserta suaminya, Kanjeng Pangeran (KP) Eddy Supriyono Wirabumi.

Sebab, lembaga itu menghalang-halangi mediasi yang dilakukan Menteri Dalam Negeri cq Pemprov Jateng dan Pemkot Solo.

Tak hanya itu, dalam surat tersebut PB XIII Hangabehi meminta agar kewibawaan SISK Paku Buwono XIII sebagai Raja sah Keraton dipulihkan sehingga PB XIII bisa merumuskan kebijakan di bidang pengelolaan keraton.

Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan pengelolaan keraton. Koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan keraton. Pelaksanaan hubungan kerja dengan istansi atau lembaga baik dalam maupun luar negeri.

Serta bisa melakukan pemantauan, analisis, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan di bidang pengelolaan Keraton Kasunanan.

Baca juga:
Tedjowulan: Dewan Adat itu LSM, harusnya bubar
(lns)
Berita Terkait
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Ulama Keraton Solo,...
Ulama Keraton Solo, KRT Pujo Setyonodipuro Tutup Usia
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Pedagang Kaget, Pintu...
Pedagang Kaget, Pintu Alun Alun Utara Keraton Solo Mendadak Digembok
Acara Slametan Awali...
Acara Slametan Awali Pemugaran Pesanggrahan Langenharjo Keraton Solo
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
5 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
5 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
5 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
5 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
7 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
9 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved