Jenazah korban Jembatan Bangbayang ditemukan
Selasa, 04 Maret 2014 - 19:42 WIB
Jenazah korban Jembatan Bangbayang ditemukan
A
A
A
Sindonews.com - Jasad yang diduga jenazah Asep Hasidin (32), sopir angkot nahas dalam peristiwa putusnya Jembatan Bangbayang, di Kecamatan Kadungora, ditemukan di Sungai Cimanuk, Kabupaten Sumedang.
“Informasinya tadi saya terima begitu. Ada jasad pria ditemukan di Sungai Cimanuk Sumedang. Sekarang sedang ditangani oleh aparat kepolisian di Sumedang,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Dikdik Hendrajaya, Selasa (4/3/2014).
Dugaan itu disebabkan jasad Asep terbawa aliran sungai di Sumedang yang masih menyambung dengan sungai di Garut. Aliran Sungai Cigunung Agung yang menjadi lokasi hilangnya Asep, terhubung dengan Sungai Cimanuk.
“Sungai Cimanuk ini terbentang dari Garut, Sumedang, Kadipaten, Majalengka, hingga Indramayu. Kemungkinan tubuh yang ditemukan di Sumedang itu adalah Asep Hasidin, sopir angkot yang hilang saat Jembatan Bangbayang putus,” ungkapnya.
Meski begitu, Dikdik mengaku belum bisa meyakini informasi tersebut. Pasalnya, jasad yang ditemukan di Sumedang itu tidak memiliki identitas.
“Selain tidak ada identitas, pihak berwenang di sana belum memberikan perincian mengenai ciri-ciri jenazah. Yang jelas saat ini masih diidentifikasi. Mungkin nanti pihak keluarga dari Asep Hasidin akan dilibatkan untuk prosesnya,” tandasnya.
Seperti diketahui, Asep Hasidin bersama angkotnya terperosok ke dalam Sungai Cigunung Agung, karena Jembatan Bangbayang, di Kecamatan Kadungora, terputus pada Senin 3 Maret 2014 dini hari. Selain Asep, putusnya jembatan ini pun memakan korban lainnya, yaitu pengendara sepeda motor.
Berbeda dengan Asep yang hingga kini belum ditemukan, pengendara motor berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian sungai. Sementara angkot yang dikemudikan Asep hingga kini masih teronggok di dasar sungai.
Baca juga:
Jembatan Bangbayang ambruk, angkot berisi penumpang hanyut
“Informasinya tadi saya terima begitu. Ada jasad pria ditemukan di Sungai Cimanuk Sumedang. Sekarang sedang ditangani oleh aparat kepolisian di Sumedang,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Dikdik Hendrajaya, Selasa (4/3/2014).
Dugaan itu disebabkan jasad Asep terbawa aliran sungai di Sumedang yang masih menyambung dengan sungai di Garut. Aliran Sungai Cigunung Agung yang menjadi lokasi hilangnya Asep, terhubung dengan Sungai Cimanuk.
“Sungai Cimanuk ini terbentang dari Garut, Sumedang, Kadipaten, Majalengka, hingga Indramayu. Kemungkinan tubuh yang ditemukan di Sumedang itu adalah Asep Hasidin, sopir angkot yang hilang saat Jembatan Bangbayang putus,” ungkapnya.
Meski begitu, Dikdik mengaku belum bisa meyakini informasi tersebut. Pasalnya, jasad yang ditemukan di Sumedang itu tidak memiliki identitas.
“Selain tidak ada identitas, pihak berwenang di sana belum memberikan perincian mengenai ciri-ciri jenazah. Yang jelas saat ini masih diidentifikasi. Mungkin nanti pihak keluarga dari Asep Hasidin akan dilibatkan untuk prosesnya,” tandasnya.
Seperti diketahui, Asep Hasidin bersama angkotnya terperosok ke dalam Sungai Cigunung Agung, karena Jembatan Bangbayang, di Kecamatan Kadungora, terputus pada Senin 3 Maret 2014 dini hari. Selain Asep, putusnya jembatan ini pun memakan korban lainnya, yaitu pengendara sepeda motor.
Berbeda dengan Asep yang hingga kini belum ditemukan, pengendara motor berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian sungai. Sementara angkot yang dikemudikan Asep hingga kini masih teronggok di dasar sungai.
Baca juga:
Jembatan Bangbayang ambruk, angkot berisi penumpang hanyut
(san)