Diguyur Hujan Deras, Dinding Jembatan Karangmojo Terancam Ambruk
Sabtu, 06 Februari 2021 - 14:25 WIB
loading...
Kondisi dinding jembatan Karangmojo, Purwomatani, Kalasan yang tergerus longsor, Sabtu (6/2/2021). Foto Koran Sindo-Sindonews/Priyo Setyawan
A
A
A
SLEMAN - Hujan deras yang menguyur wilayah Sleman, Kamis (4/2/2021) sore menyebabkan dinding sisi utara barat Jembatan Karangmojo, Purwomarani, Kalasan, Sleman , longsor.
Kondisi ini mengancam ambrolnya jembatan Karangmojo tersebut. Apalagi buk jembatan sudah anbrol serta sebagian dinding talud sisi selatan barat jembatan juga sudah longsor. Sebagai antisipasinya jembatan itu ditutup untuk aktivitas.
Jembatan itu sehari-harinya untuk aktivitas warga di Pronanggan dan Jambusari, Padukuhan Karangmojo, di sisi timur serta Purwokerto Padukuhan Karangmojo di sisi barat.
Alhasil, pengguna jalan harus memutar lewat jalan Grenjeng Babadan di sisi utara dan jalan Dusun Karangmojo di sisi selatan.
Warga Purwokerto, Karangmojo, Purwomarani, Kalasan, Sleman, Poniran, 45 mengatakan longsornya dinding itu diduga karena tergerus air saat terjadi hujan deras, Kamis (4/2/2021) sore. Dimana air dari sisi barat jembatan menerjang diding itu, karena tidak kuat menahan air, dinding dan buk jembatan di sisi utara barat longsor dan ambrol.
“Jika tidak segera ada tindakan, dikhawartikan jika terus diguyur air hujan jembatan akan ambrol. Apalagi dengan ambrolnya buk jalan di sisi utara selatan jembatan juga sudah tergerus sekirat 50 meter,” kata Poniran, Sabtu (6/2/2021).
Baca juga: Jalur Semarang - Kendal Macet Total Akibat Banjir
Kondisi ini mengancam ambrolnya jembatan Karangmojo tersebut. Apalagi buk jembatan sudah anbrol serta sebagian dinding talud sisi selatan barat jembatan juga sudah longsor. Sebagai antisipasinya jembatan itu ditutup untuk aktivitas.
Jembatan itu sehari-harinya untuk aktivitas warga di Pronanggan dan Jambusari, Padukuhan Karangmojo, di sisi timur serta Purwokerto Padukuhan Karangmojo di sisi barat.
Alhasil, pengguna jalan harus memutar lewat jalan Grenjeng Babadan di sisi utara dan jalan Dusun Karangmojo di sisi selatan.
Warga Purwokerto, Karangmojo, Purwomarani, Kalasan, Sleman, Poniran, 45 mengatakan longsornya dinding itu diduga karena tergerus air saat terjadi hujan deras, Kamis (4/2/2021) sore. Dimana air dari sisi barat jembatan menerjang diding itu, karena tidak kuat menahan air, dinding dan buk jembatan di sisi utara barat longsor dan ambrol.
“Jika tidak segera ada tindakan, dikhawartikan jika terus diguyur air hujan jembatan akan ambrol. Apalagi dengan ambrolnya buk jalan di sisi utara selatan jembatan juga sudah tergerus sekirat 50 meter,” kata Poniran, Sabtu (6/2/2021).
Baca juga: Jalur Semarang - Kendal Macet Total Akibat Banjir
Lihat Juga :