Jembatan MA Salmun Retak, Pemkot Bogor Lakukan Rekayasa Lalin

Minggu, 23 Agustus 2020 - 16:02 WIB
loading...
Jembatan MA Salmun Retak,...
Pengumuman pengalihan arus lalu lintas karena Jembatan MA Salmun retak. Pengendara dialihkan sesuai arahan petugas di lapangan. Foto: Haryudi/SINDOnews
A A A
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan Kota Bogor bersama jajaran Satlantas Polresta Bogor Kota melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar jembatan Jalan MA Salmun, Bogor Tengah, Sabtu 22 Agustus 2020. Rekayasa lalin tersebut diberlakukan sebagai langkah antisipasi karena kondisi jembatan tersebut ditemukan keretakan pada tiang penyangganya.

Sehingga jalur dibuka satu arah dari Simpang Ciwaringin menuju Simpang Mayor Oking. Sementara kendaraan dari arah Jalan Ardio tidak bisa menuju arah PGN, untuk kemudian diarahkan belok kiri melalui Jalan Mayor Oking. (Baca juga: Ngeri, Warga dan Anak Sekolah Bertaruh Nyawa Melintasi Jembatan Ini )

"Kami sudah koordinasi dengan Dishub untuk rekayasa lalin dan Satpol PP untuk penjagaan agar tidak ada lagi pedagang kaki lima yang berjualan diatas jembatan MA Salmun," ujar Camat Bogor Tengah Abdul Wahid.

Wahid mengatakan, sebelumnya dari warga dan wilayah sudah menyampaikan laporan terkait kondisi jembatan MA Salmun tersebut. Namun, menurut Dinas PUPR Kota Bogor jembatan MA Salmun merupakan kewenangan Provinsi. Sehingga Dinas PUPR yang akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat.

"Kami selaku aparat wilayah sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait penutupan sebagian jalan MA Salmun dan mengimbau masyarakat agar selalu waspada," tegas Wahid. (Baca juga: Dukung Kelancaran Logistik Sultra, PUPR Perbarui Jembatan Rusak Senilai Rp95,52 Miliar )

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Eko Prabowo mengatakan, pihaknya menutup sebagian jalan MA Salmun karena struktur jembatan sudah ada yang rapuh atau retak. Dishub juga memasang rambu statis dan rambu dinamis (personel) Dishub yang turun langsung serta membuat rekayasa lalu lintas.

Meski begitu Dishub tetap meminta agar Dinas PUPR Kota Bogor segera membuat kajian teknis jembatan MA Salmun dan ambil langkah cepat sekalipun rehab total atau recovery tetap membutuhkan waktu lama. "Cuaca Kota Bogor sering berubah, hujan tiba-tiba kalau kondisi rapuh seperti itu, mengkhawatirkan," pungkas Eko.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Anggota DPD RI Muhammad...
Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah Soroti Jalan Rusak di Sidang Paripurna
Rekomendasi
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Berita Terkini
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Infografis
Putra Mahkota Arab Saudi:...
Putra Mahkota Arab Saudi: Israel Lakukan Genosida ke Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved