Jembatan Bangbayang ambruk karena tergerus arus sungai
Senin, 03 Maret 2014 - 11:12 WIB
Jembatan Bangbayang ambruk karena tergerus arus sungai
A
A
A
Sindonews.com - Putusnya Jembatan Bangbayang di Kampung Bangbayang, Desa Karyamulya, Kecamatan Kadungora, diduga kuat oleh gerusan kuat air Sungai Cigunung Agung.
Sekretaris Dinas Binamarga Kabupaten Garut Eded Komara Nugraha mengatakan, dugaan ini didasarkan atas hancurnya fondasi penyangga di bawah jembatan.
“Dugaan kuat mengarah pada fondasi penyangga yang hancur digerus air sungai. Curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir membuat arus Sungai Cigunung Agung membesar,” kata Eded, Senin (3/3/2014).
Panjang jembatan sekira empat meter dengan lebar tujuh meter pun roboh seketika pada Senin dini hari sekira pukul 00.00 WIB. Jalur alternatif Cijapati yang menghubungkan Kabupaten Garut dengan Kabupaten Bandung pun terputus total oleh ambruknya jembatan tersebut.
“Arus lalu lintas terhenti total. Kini Dinas Binamarga Provinsi Jabar sedang memobilisasi jembatan bailey untuk dapat menanggulanginya. Harapannya, kalau sudah dipasangkan jalur itu dapat dilalui kendaraan kembali meski hanya bersifat sementara,” ujarnya.
Peristiwa terputusnya Jembatan Bangbayang ini memakan korban. Satu unit angkot pedesaan yang tengah melintas di atasnya ikut terjun dan hanyut ke dalam derasnya arus sungai.
Hingga kini, pengemudi dan penumpang angkot nahas itu belum ditemukan. Sementara bangkai angkot yang sebelumnya dilaporkan hanyut, telah ditemukan warga dan Muspika Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.
Baca:
Jembatan Bangbayang ambruk, bikers nyemplung ke sungai
Bangbayang ambruk, jembatan bailey disiapkan
Jembatan Bangbayang ambruk, jalur Garut-Bandung putus
Jembatan Bangbayang ambruk, angkot berisi penumpang hanyut
Sekretaris Dinas Binamarga Kabupaten Garut Eded Komara Nugraha mengatakan, dugaan ini didasarkan atas hancurnya fondasi penyangga di bawah jembatan.
“Dugaan kuat mengarah pada fondasi penyangga yang hancur digerus air sungai. Curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir membuat arus Sungai Cigunung Agung membesar,” kata Eded, Senin (3/3/2014).
Panjang jembatan sekira empat meter dengan lebar tujuh meter pun roboh seketika pada Senin dini hari sekira pukul 00.00 WIB. Jalur alternatif Cijapati yang menghubungkan Kabupaten Garut dengan Kabupaten Bandung pun terputus total oleh ambruknya jembatan tersebut.
“Arus lalu lintas terhenti total. Kini Dinas Binamarga Provinsi Jabar sedang memobilisasi jembatan bailey untuk dapat menanggulanginya. Harapannya, kalau sudah dipasangkan jalur itu dapat dilalui kendaraan kembali meski hanya bersifat sementara,” ujarnya.
Peristiwa terputusnya Jembatan Bangbayang ini memakan korban. Satu unit angkot pedesaan yang tengah melintas di atasnya ikut terjun dan hanyut ke dalam derasnya arus sungai.
Hingga kini, pengemudi dan penumpang angkot nahas itu belum ditemukan. Sementara bangkai angkot yang sebelumnya dilaporkan hanyut, telah ditemukan warga dan Muspika Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.
Baca:
Jembatan Bangbayang ambruk, bikers nyemplung ke sungai
Bangbayang ambruk, jembatan bailey disiapkan
Jembatan Bangbayang ambruk, jalur Garut-Bandung putus
Jembatan Bangbayang ambruk, angkot berisi penumpang hanyut
(rsa)