Bentrok warga OKI dipicu rebutan pengamanan lahan sawit
Jum'at, 28 Februari 2014 - 19:43 WIB
Bentrok warga OKI dipicu rebutan pengamanan lahan sawit
A
A
A
Sindonews.com - Bentrok antarwarga Desa Sungai Ceper dengan warga Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang mengakibatkan 3 tewas, ternyata dipicu rebutan pengamanan lahan sawit.
Menurut Deni warga setempat, bentrok kedua kelompok warga tersebut terjadi Jumat (28/2/2014) di Dusun Tangsi, Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, karena dipicu oleh rebutan lahan jagoan pada kebun PT Selapan Jaya Permai yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit.
"Selama ini lahan perusahaan itu dijaga oleh kedua kelompok tersebut baik kelompok dari Gajah Mati maupun Sungai Ceper, sebagai tenaga keamanan perusahaan untuk menjaga kebun, alat berat dan lain-lain. Belakangan kedua kelompok tersebut mulai bersitegang mengenai lahan jagoan (keamanan)," kata Deni.
Kelompok dari Desa Sungai Ceper merupakan kelompok Novel, sementara kelompok dari Desa Gajah Mati adalah kelompok Nopen dan Embun. Rebutan lahan jagoan itu karena lokasi perusahaan ada di wilayah Desa Sungai Ceper. Sementara warga Gajah Mati yang menjadi keamanan di sana, sehingga kedua kelompok sering bersinggungan.
Baca juga :
Bentrok antarwarga di OKI 3 tewas, 1 sekarat
Menurut Deni warga setempat, bentrok kedua kelompok warga tersebut terjadi Jumat (28/2/2014) di Dusun Tangsi, Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, karena dipicu oleh rebutan lahan jagoan pada kebun PT Selapan Jaya Permai yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit.
"Selama ini lahan perusahaan itu dijaga oleh kedua kelompok tersebut baik kelompok dari Gajah Mati maupun Sungai Ceper, sebagai tenaga keamanan perusahaan untuk menjaga kebun, alat berat dan lain-lain. Belakangan kedua kelompok tersebut mulai bersitegang mengenai lahan jagoan (keamanan)," kata Deni.
Kelompok dari Desa Sungai Ceper merupakan kelompok Novel, sementara kelompok dari Desa Gajah Mati adalah kelompok Nopen dan Embun. Rebutan lahan jagoan itu karena lokasi perusahaan ada di wilayah Desa Sungai Ceper. Sementara warga Gajah Mati yang menjadi keamanan di sana, sehingga kedua kelompok sering bersinggungan.
Baca juga :
Bentrok antarwarga di OKI 3 tewas, 1 sekarat
(sms)