Ingin punya suami polisi, Jeni kehilangan Rp57 juta
Kamis, 27 Februari 2014 - 17:44 WIB
Ingin punya suami polisi, Jeni kehilangan Rp57 juta
A
A
A
Sindonews.com - Terbuai dengan keinginan untuk bersuami polisi, Jeni (34) malah tertipu polisi gadungan. Perlahan, duit Jeni dikuras Indra (33) yang mengaku anggota Brimob tersebut sebanyak Rp57 juta.
Kapolsek Cilandak Kompol Sungkono mengatakan, pelaku mengaku anggota Brimob Kelapa Dua berpangkat Briptu. Pelaku ditangkap setelah pihaknya mendapatkan laporan dari seorang wanita bernama Jeni, yang mengaku telah diperdaya oleh Indra.
"Dia mengaku kalau telah ditipu oleh Indra, bahkan dia juga telah dipacari dan mengaku kalau pelaku duda beranak dua," katanya ketika dihubungi, Kamis (27/2/2014).
Sungkono melanjutkan, aksi yang dilakukan pelaku bermula ketika dia berkenalan dengan korban yang bekerja sebagai karyawan bank swasta. Korban yang sudah beristri dan memiliki dua anak ini mengaku anggota Brimob Kelapa Dua.
"Kenalannya pada Maret 2013 lalu, dan mereka akhirnya menjalin hubungan," katanya.
Ketika merasa sudah dekat, tipu muslihat pelaku mulai muncul. Indra kemudian meminjam uang kepada korban dengan alasan untuk pendidikan kenaikan pangkat.
"Selanjutnya peminjaman berlanjut hingga ditotal sejumlah Rp57 juta," jelasnya. Tetapi, hingga dilaporkan uang pinjaman pelaku belum juga dibayarkan.
Korban sendiri mengaku percaya dengan pelaku karena Indra berniat menikahi Jeni pada bulan juni 2013 lalu. Namun, lama-lama korban curiga dengan tingkah laku dari Indra. kemudian, dia melakukan penelusuran dengan mengecek ke Brimob Kelapa Dua.
"Setelah di cek ternyata nama Indra tidak tercantum," jelasnya.
Kemudian dia langsung mencari kebenerannya dengan menelusuri dimana dia bekerja. Hingga akhirnya terungkap kalau Indra adalah seorang satpam disebuah perusahaan Swasta dan juga dirinya masih beristri.
Kapolsek Cilandak Kompol Sungkono mengatakan, pelaku mengaku anggota Brimob Kelapa Dua berpangkat Briptu. Pelaku ditangkap setelah pihaknya mendapatkan laporan dari seorang wanita bernama Jeni, yang mengaku telah diperdaya oleh Indra.
"Dia mengaku kalau telah ditipu oleh Indra, bahkan dia juga telah dipacari dan mengaku kalau pelaku duda beranak dua," katanya ketika dihubungi, Kamis (27/2/2014).
Sungkono melanjutkan, aksi yang dilakukan pelaku bermula ketika dia berkenalan dengan korban yang bekerja sebagai karyawan bank swasta. Korban yang sudah beristri dan memiliki dua anak ini mengaku anggota Brimob Kelapa Dua.
"Kenalannya pada Maret 2013 lalu, dan mereka akhirnya menjalin hubungan," katanya.
Ketika merasa sudah dekat, tipu muslihat pelaku mulai muncul. Indra kemudian meminjam uang kepada korban dengan alasan untuk pendidikan kenaikan pangkat.
"Selanjutnya peminjaman berlanjut hingga ditotal sejumlah Rp57 juta," jelasnya. Tetapi, hingga dilaporkan uang pinjaman pelaku belum juga dibayarkan.
Korban sendiri mengaku percaya dengan pelaku karena Indra berniat menikahi Jeni pada bulan juni 2013 lalu. Namun, lama-lama korban curiga dengan tingkah laku dari Indra. kemudian, dia melakukan penelusuran dengan mengecek ke Brimob Kelapa Dua.
"Setelah di cek ternyata nama Indra tidak tercantum," jelasnya.
Kemudian dia langsung mencari kebenerannya dengan menelusuri dimana dia bekerja. Hingga akhirnya terungkap kalau Indra adalah seorang satpam disebuah perusahaan Swasta dan juga dirinya masih beristri.
(ysw)