Konflik Keraton Surakarta berakhir sebelum jumenengan

Minggu, 23 Februari 2014 - 15:55 WIB
Konflik Keraton Surakarta...
Konflik Keraton Surakarta berakhir sebelum jumenengan
A A A
Sindonews.com - Konflik berkepanjangan yang terjadi di Keraton Kasunanan Surakarta bakal berakhir, sebelum jumenengan Sri Susuhunan Pakubuwono XIII pada Juni mendatang.

Hal itu ditandai setelah Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, Panembahan Tejdowulan, Gusti Benowo, Gusti Madu, Gusti Dipo, Gusti Nono diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara Gedung Agung, Yogyakarta, Minggu (23/2/2014).

Menpora KRMT Roy Suryo yang juga bagian dari kerabat Kasunanan Surakarta mengatakan, Presiden akan menegakkan aturan sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 23/2008.

"Di mana pemerintah akan menjadi penjaga adat, budaya, sosial dan keagamaan yang ada di Keraton Kasunanan Surakarta," kata Roy di depan Gedung Agung Surakarta, Minggu (23/2/2014).

Dia mengatakan, lembaga dewan adat yang ada di Keraton Surakarta secara hukum sudah berakhir 21 Februari 2014, sesuai dengan surat Kesbangpol.

"Presiden akan melakukan semua langkah termasuk meminta Kasunanan Surakarta untuk melakukan kembali semua upacara adat yang selama ini tidak mungkin diselengararakan karena ada pihak-pihak tertentu," paparnya.

Roy Suryo mengatakan, secara prinisp segala konflik yang ada di Keraton Kasunanan Surakarta sudah berakhir.

"Konflik sudah selesai, dan ditangani oleh negara dibawah komando langsung presiden," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Sri Susuhunan Pakubuwono XIII tidak banyak memberikan komentar. Dia hanya berharap, tidak ada konflik lagi di Keraton Surakarta. "Saya berharap, adik-adik saya mohon akur semua," pintanya.

Pada kesempatan itu, Presiden SBY didampingi sejumlah menteri seperti Menko Polkam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendiknas M Nooh serta Sekkab Dipo Alam.

"Saya menjadi bagian dari Keraton, bagian dari Catur Saputro atau empat keraton yang ada (Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta, Pakualaman Yogyakarta dan Mangkunegaran Surakarta.
(sms)
Berita Terkait
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Ulama Keraton Solo,...
Ulama Keraton Solo, KRT Pujo Setyonodipuro Tutup Usia
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Pedagang Kaget, Pintu...
Pedagang Kaget, Pintu Alun Alun Utara Keraton Solo Mendadak Digembok
Acara Slametan Awali...
Acara Slametan Awali Pemugaran Pesanggrahan Langenharjo Keraton Solo
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
4 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
4 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
4 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
5 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
7 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
8 jam yang lalu
Infografis
Asal-usul Yerusalem,...
Asal-usul Yerusalem, Kota Suci 3 Agama yang Penuh Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved