7 ekor Gajah Sumatera di Riau dibantai pemburu

Minggu, 23 Februari 2014 - 06:55 WIB
7 ekor Gajah Sumatera...
7 ekor Gajah Sumatera di Riau dibantai pemburu
A A A
Sindonews.com - Aksi perburuan gajah Sumatera di Riau semakin tidak terbendung. Kali ini tujuh ekor satwa yang dilindungi ditemukan menjadi bangkai dengan gading hilang.

Gajah tersebut ditemukan tidak bernyawa diperbatasan Taman Nasional Tesso Nillo (TNTN) lahan warga dan konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di daerah Basrah Kabupaten Pelalawan.

Pihak PT Riau Andalan memastikan tujuh ekor gajah yang mati itu diluar konsesi perusahaan.

"Kami memastikan bawah gajah yang mati itu di luar konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) kami. Kami juga meminta pihak berwenang seperti Balai Besar Konsetvasi Sumber Daya Alam (BKSDA), pihak kepolisian dan Taman Nasional Tesso Nillo sendiri mengusut kematian itu. Agar kita tau siapa pelakunya," kata Direktur PT RAPP Mulia Nauli, kemarin.

Pihak perusahaan mengaku saat ini melestarikan satwa yang hampir punah itu. "Kami saat ini memiliki enam ekor gajah dalam unit Elephan Flying Squad," imbuhnya.

Sementara pihak LSM pencinta satwa langka World Wildlife Fund (WWF) menyatakan dugaan kuat tujuh satwa yang ditemukan mati itu adalah diracun.

"Gajah ini kemungkinan kuat satu kawanan. Karena penemuan bangkai gajahnya berdekatan satu sama lain. Sifat gajah, biasanya kalau satu ekor gajah itu makan di suatu tempat seperti yang beracun, maka kawanan yang lain pasti memakan. Jadi dugaan racun telah disebar untuk membunuh gajah. Setelah gajah mati, baru para memburu itu memgambil gadingnya," ungkap humas WWF Riau Syamsidar.

Karena berdasarkan penemuaan, gajah yang mati itu berkelamin jantan dan berusia dewasa."Kami heran, tidak satupun kematian gajah terungkap, padahal sudah ratusan kasus. Apa saja kerja penegak hukum di Riau ini," ketusnya.
(lns)
Berita Terkait
3 Penjual Satwa Dilindungi...
3 Penjual Satwa Dilindungi Dibekuk, Polisi Amankan Trenggiling dan Burung Langka
Banyak Spesies Indonesia...
Banyak Spesies Indonesia Terancam Punah: Bagaimana Cara Menyelamatkannya?
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Duyung Viral di Pangkalpinang...
Duyung Viral di Pangkalpinang Ditemukan Mati, Dievakuasi ke Alobi
1.000 Satwa yang Diawetkan...
1.000 Satwa yang Diawetkan Disita Polisi Spanyol, Koleksi Spesies Langka Ini Bernilai Rp460 Miliar
Polisi Tangkap 2 Penjual...
Polisi Tangkap 2 Penjual Satwa Dilindungi di Medan, 4 Lutung Sumatera dan 2 Kukang Disita
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
2 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
3 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
3 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
4 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
4 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
6 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved