Letusan Kelud bubarkan acara hajatan pernikahan

Sabtu, 15 Februari 2014 - 00:36 WIB
Letusan Kelud bubarkan...
Letusan Kelud bubarkan acara hajatan pernikahan
A A A
Sindonews.com - Letusan Gunung Kelud menyisakan cerita tersendiri bagi warga RT 16/RW 04, Desa Ngadirejo, Kecamatan Ngantang. Pasalnya, acara pesta pernikahan yang dihelat di rumah salah seorang warga, Warsun, harus bubar.

Acara itu bubar setelah letusan Gunung Kelud terdengar mendentum keras yang disusul dengan letusan hujan abu. Tak pelak, pemilik rumah, tamu undangan serta para juru masaknya lari untuk menyelamatkan jiwanya masing-masing.

Menurut Sardi, tetangga Warsun, pesta pernikahan di rumah tetangganya itu sebenarnya masih berlangsung hingga Jumat pagi. Tapi kondisinya sudah tidak memungkinkan. Setelah terdengar suara letusan lalu disusul hujan abu.

"Meja, kursi, tenda dan sound systemnya langsung ditinggalkan begitu saja. Mereka takut dengan kondisi yang terjadi. Tadi malam setelah terjadi letusan, listrik langsung padam," urai Sardi, Jumat (15/2/2014).

Sardi bersama bebeberapa orang tetangganya yang laki-laki memilih tidak mengungsi ke Pujon dan ke Batu. Katanya dia menjaga rumah dan ternaknya.

"Beberapa orang tetap tinggal di rumah. Tapi istri bersama anak-anak saya serta ibu-ibu yang ada di kampung ini sejak pagi tadi sudah mengungsi. Kalau saya mengungsi tidak ada yang menjaga sapi dan mencarikan makan," tandasnya.

Hal senada diutarakan Rusmaji dan Senimin, dia memilih tinggal di rumah untuk menjaga harta bendanya. "Baru kali ini tempat kami kena dampak letusan Gunung Kelud. Tahun 2007 memang abunya sempat ke desa kami. Tapi tidak setebal sekarang ini," ujar dia.

Menurut Rusmaji, akibat abu vulkanik Gunung Kelud, atap kandang sapinya roboh. "Saya baru tadi pagi mengetahui atap kandang saya roboh. Saya tidak mengungsi karena tidak ada yang menjaga sapi saya," urai dia.

Untuk wilayah Kecamatan Ngantang jumlah sapi yang dipelihara masyarakat diperkirakan lebih dari 1000 ekor. "Tidak tahu nanti kita akan mencari rumput kemana. Mungkin nanti akan kita beri makan pohon pisang. Karena seluruh rumput sudah terkena abu," sebut Rusmaji.

Baca:
Kelud meletus, Kecamatan Ngantang seperti kota mati
Bau belerang Kelud menyengat, pernapasan warga terganggu
(rsa)
Berita Terkait
Soekarno Putra Sang...
Soekarno Putra Sang Fajar, Kelahirannya Disambut Letusan Gunung Kelud
4 Legenda Gunung Berapi...
4 Legenda Gunung Berapi di Tanah Jawa, dari Merapi hingga Kelud
Djojodigdo, Kisah Patih...
Djojodigdo, Kisah Patih Blitar Penakluk Amukan Gunung Kelud
Kisah Tunggul Ametung...
Kisah Tunggul Ametung Nyaris Tewas saat Letusan Dahsyat Gunung Kelud
Kisah Tunggul Ametung...
Kisah Tunggul Ametung Mengejar Brahmana yang Memicu Letusan Dahsyat Gunung Kelud
Misteri Gunung Kelud...
Misteri Gunung Kelud dan Dendam Cinta Lembu Suro yang Bertepuk Sebelah Tangan
Berita Terkini
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
32 menit yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
42 menit yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
47 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
1 jam yang lalu
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
1 jam yang lalu
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
1 jam yang lalu
Infografis
Harry dan Meghan Tak...
Harry dan Meghan Tak Diundang ke Acara Pra Pemakaman di Buckingham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved