Hujan abu Gunung Kelud sampai ke Garut

Jum'at, 14 Februari 2014 - 12:26 WIB
Hujan abu Gunung Kelud...
Hujan abu Gunung Kelud sampai ke Garut
A A A
Sindonews.com – Sejumlah wilayah di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalami hujan abu. Diduga, abu tersebut berasal dari letusan Gunung Kelud di Jawa Timur.

Hujan abu ini dapat terlihat jelas di kawasan perkotaan Kabupaten Garut, Jalan Ahmad Yani dan di Kecamatan Karangpawitan. Sejumlah warga mengaku kaget dengan adanya hujan abu tersebut.

“Saya kebetulan sedang melintas di daerah Jalan Ahmad Yani. Orang-orang di sini, termasuk saya kaget begitu melihat adanya hujan abu. Memang abunya tidak banyak, kecil-kecil. Tapi berdasarkan pengalaman, hujan abu biasanya disebabkan oleh letusan gunung api,” kata Sigit Zulmunir (35), seorang wartawan media nasional di Garut, Jumat (14/2/2014).

Meski demikian, Sigit mengaku tidak menyadari jika hujan abu ini berasal dari letusan Gunung Kelud. Awalnya ia cemas jika hujan abu ini berasal dari dua gunung api di Kabupaten Garut, yaitu Gunung Guntur dan Papandayan.

“Tapi saya sadar jika gunung api di Garut tidak meletus. Setelah berkomunikasi dengan seorang teman, munculah dugaan bahwa hujan abu ini berasal dari letusan Gunung Kelud. Sebab kejadiannya sama persis dengan meletusnya Gunung Merapi beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Di kawasan perkotaan, abu menempel di setiap kendaraan seperti mobil, sepeda motor, hingga di lapak pedagang kaki lima.

Sementara di Kecamatan Karangpawitan, beberapa warga kaget ketika melihat kendaraan yang terparkir di depan rumahnya mendadak menjadi kotor oleh abu vulkanik.

“Motor atau mobil yang diparkir di depan rumah menjadi kotor oleh abu. Apakah ini berasal dari abu vulkanik yang dihasilkan oleh letusan Gunung Kelud?” tanya seorang warga Perumahan Buana, Kampung Walahir, Desa Sindanglaya, Kecamatan Karangpawitan, Neni Nuraeni (28).

Menurut Neni, fenomena hujan abu ini membuat warga keluar rumah untuk melihat debu yang menempel pada benda-benda lain di rumahnya. Beberapa warga yang tengah menjemur pakaian pun, terpaksa mengangkat kembali jemurannya agar tidak kotor oleh abu vulkanik.

Dari informasi yang dihimpun, Gunung Kelud meletus pada Kamis (13/2) sekira pukul 22.50 WIB malam. Suara ledakannya, terdengar hingga jarak 45 kilometer.

Gunung api ini sendiri meletus setelah berstatus Awas tidak lebih dari dua jam. Sementara peralihan dari status Siaga ke Awas hanya berselang satu hari sebelumnya.
(lns)
Berita Terkait
Soekarno Putra Sang...
Soekarno Putra Sang Fajar, Kelahirannya Disambut Letusan Gunung Kelud
4 Legenda Gunung Berapi...
4 Legenda Gunung Berapi di Tanah Jawa, dari Merapi hingga Kelud
Djojodigdo, Kisah Patih...
Djojodigdo, Kisah Patih Blitar Penakluk Amukan Gunung Kelud
Kisah Tunggul Ametung...
Kisah Tunggul Ametung Nyaris Tewas saat Letusan Dahsyat Gunung Kelud
Kisah Tunggul Ametung...
Kisah Tunggul Ametung Mengejar Brahmana yang Memicu Letusan Dahsyat Gunung Kelud
Misteri Gunung Kelud...
Misteri Gunung Kelud dan Dendam Cinta Lembu Suro yang Bertepuk Sebelah Tangan
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
2 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
3 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
5 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
5 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
5 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved