Tiap Selasa, PNS Garut dilarang merokok

Selasa, 11 Februari 2014 - 15:40 WIB
Tiap Selasa, PNS Garut...
Tiap Selasa, PNS Garut dilarang merokok
A A A
Sindonews.com - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Garut dilarang merokok saat jam kerja. Rencananya, aturan ini akan diefektifkan setiap Selasa.

“Sebagai tahap awal, kita coba dulu satu hari dalam satu minggu, yaitu hari Selasa. Mudah-mudahan nantinya aturan ini dapat berlaku setiap hari. Kita ingin satu hari lingkungan Pemkab Garut bebas asap rokok,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan, kepada wartawan, Selasa (11/2/2014).

Dijelaskan Rudy, larangan merokok tersebut hanya berlaku bagi PNS yang bekerja di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Garut dan beberapa dinas lainnya. Sementara untuk PNS di lingkungan pemerintah kecamatan dan desa, belum terikat oleh aturan ini.

“Sekarang sedang dirumuskan segala sesuatunya. Sebelum dilaksanakan, setiap instansi dan dinas juga harus memiliki fasilitas berupa tempat khusus untuk merokok. Jadi nanti itu tidak ada lagi pegawai yang merokok di ruang kerja atau lingkungan kantornya,” terangnya.

Demi kepentingan bersama, dia meminta kepada seluruh pegawai untuk mematuhi aturan baru ini. Pasalnya, akan ada sanksi tegas bagi pegawai yang melanggar.

“Jika melanggar untuk pertama kali, kita akan beri teguran. Kita beri keringanan, karena mungkin pegawai yang bersangkutan masih belum mengetahuinya. Namun jika melanggar berkali-kali, akan ada sanksi tegas. Sanksinya dimulai dari penundaan kenaikan pangkat hingga diberhentikan. Kalau tidak bisa mengikuti aturan, lebih baik berhenti saja,” paparnya.

Selain PNS, aturan ini akan berlaku bagi masyarakat sipil yang berada di kompleks perkantoran Pemkab Garut. Masyarakat yang ingin merokok, juga diharuskan masuk ke ruangan khusus yang telah disediakan.

Sementara itu, Devi (22), mahasiswi Uniga mengaku sangat mengapresiasi aturan baru yang akan diberlakukan di lingkungan Pemkab Garut. Dia pun berharap agar aturan ini benar-benar dilaksanakan.

“Sebab bukan hanya untuk menjaga ketertiban dan kebersihan saja, aturan ini juga sangat bermanfaat bagi kesehatan walaupun baru berlaku untuk satu hari. Jangan sampai aturan yang sudah direncanakan tersebut hanya pedas di awal,” tuturnya.

Tidak hanya mencanangkan satu hari bebas asap rokok, Rudy Gunawan juga menginginkan agar seluruh PNS di Garut menggunakan Bahasa Sunda di setiap komunikasi yang dilakukan pada hari Rabu.
(san)
Berita Terkait
Garut KLB Difteri, Kemenkes...
Garut KLB Difteri, Kemenkes Beberkan Upaya Mencegah Penularan ke Wilayah Lain
Kementan Tanam Bibit...
Kementan Tanam Bibit Kentang di Garut Picu Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Pemkab Garut Tetapkan...
Pemkab Garut Tetapkan Status Darurat Banjir di Garut Selatan
Sekda Garut Meninggal,...
Sekda Garut Meninggal, Pemkab Belum Tahu Penyebabnya
Jembatan Penghubung...
Jembatan Penghubung Garut - Pangalengan Ambruk, Akses Jalan Dua Arah Lumpuh
Waspada! Kasus HIV/AIDS...
Waspada! Kasus HIV/AIDS di Garut Meningkat
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
17 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved