Pembangunan hotel di kompleks ICS ditentang warga

Rabu, 05 Februari 2014 - 14:08 WIB
Pembangunan hotel di...
Pembangunan hotel di kompleks ICS ditentang warga
A A A
Sindonews.com - Rencana pembangunan hotel di area kompleks Islamic Center Samarinda menuai penolakan warga. Pembangunan hotel di samping Masjid Islamic Center itu dianggap merusak ikon Islam yang sudah melekat untuk masjid yang disebut-sebut terbesar se-Asia Tenggara.

“Sejauh ini sudah ada 50 RT (Rukun Tetangga) yang menolak pembangunan hotel di samping Masjid Islamic Center dengan jumlah warga lebih dari 1.000 orang. Dukungan penolakan terus mengalir deras,” kata koordinator warga Datu Hairil Usman, Rabu (5/2/2014).

Penolakan pembangunan hotel ini, kata Hairil, karena warga khawatir keberadaan hotel itu merusak citra keislaman yang sudah melekat. Meski rencananya hotel itu dibuat sesuai dengan syariat Islam, namun warga tidak yakin dapat dijalankan dengan baik.

“Namanya juga hotel, berbintang pula, akan sulit untuk melakukan fungsi kontrol oleh masyarakat. Apalagi pembangunannya dilakukan oleh investor dari luar, tentu saja bisa melabrak kultur lokal maupun kultur keislaman,” katanya.

Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kaltim, kata Hairil, sama saja menjual ikon Islam di Kota Samarinda dan Kaltim. Keberadaan Masjid Islamic Center dijual ke investor untuk membangun hotel yang tidak ada hubungannya dengan syiar Islam.

“Kalau hotel itu dibangun, ikon keislaman akan hilang. Sebab hotel berbintang pasti dibangun dengan sangat mewah. Mana mungkin masjid bersanding dengan hotel berbintang,” tambah Hairil.

Selama ini, Masjid Islamic Centre selalu banyak dikunjungi wisatawan. Mereka yang datang ingin melihat kemegahan Masjid Islamic Center. Tak heran jika Masjid Islamic Center sering disebut wisata religi. Di masjid ini juga terdapat menara setinggi 99 meter yang cukup menarik wisatawan karena disediakan lift untuk naik ke puncaknya.

Hairil menjelaskan, warga berharap lahan kosong di sisi kanan Masjid Islamic Centre dibangun pusat pendidikan Islam, bukan hotel. Sehingga kompleks tersebut benar-benar menjadi pusat Islam untuk Kaltim.

“ Pada dasarnya kami tidak menghambat pembangunan, tapi kalau mengeluarkan izin peruntukan yang bijaklah. Masjid islamic Centre sudah jadi ikon Islam bagi warga Samarinda dan Kaltim, tempat wisata religi, jangan sampai dirusak,” tutup Hairil.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Samarinda mengeluarkan izin peruntukan lahan di samping Masjid Islamic Centre. Rencananya, selain hotel juga akan dibangun pusat perbelanjaan. Saat ini, proses pembangunan hotel sudah masuk tahap kajian Analisi Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).
(lns)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
52 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved