Longsor Bukit Monoreh kian mengkhawatirkan

Minggu, 22 Desember 2013 - 16:08 WIB
Longsor Bukit Monoreh...
Longsor Bukit Monoreh kian mengkhawatirkan
A A A
Sindonews.com - Sedikitnya puluhan rumah di kawasan Bukit Menoreh, Salaman, Kabupaten Magelang terancam longsor susulan setelah material tanah tanah dan batu menimbun jalur alternatif menuju Kecamatan Borobudur pada Jumat (20/12/2013) lalu.

Tercatat, dua rumah warga di Desa Kalijero, Salaman terkena longsoran material serta satu rumah lainnya nyaris ambrol.

Tiga rumah tersebut berada di lereng Bukit Menoreh, tepatnya di sepanjang Jalan Kyai Sampir yang menuju Kecamatan Borobudur. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun warga diminta mengevakuasi diri apabila tanah mulai bergerak. Hujan yang terus mengguyur perbukitan itu sejak beberapa hari terakhir membuat struktur tanah menjadi labil.

“Pada waktu itu saya langsung terbangun saat mendengar bongkahan-bongkahan tanah jatuh,” kata Heni Puspitasari (20), korban longsor di RT 28/RW VIII Dusun Kalipucung, Desa Kalirejo, Salaman, Minggu (22/12/2013).

Material tebing yang berada tegak lurus dengan dinding rumahnya luruh mengenai dapur. Kondisi serupa juga terjadi di rumah milik Arlan (30), tetangga Heni. Hingga saat ini, timbunan tanah dan batu belum selesai dibersihkan warga yang dibantu aparat TNI. Meski mengaku waswas, namun Heni tak bisa meninggalkan rumah guna mengevakuasi diri dalam beberapa hari ke depan.

Sementara itu lereng Bukit Menoreh di Dusun Kobar III RT 26/RW II mengalami retakan. Rumah milik Ngatiman (55) yang berada di alur retakan terkena imbasnya.

“Retakkan sepanjang 25 meter. Dinding rumah saya sampai terbelah,” ujarnya.

Dikatakan dia, kejadian serupa pernah dialami sekitar setahun lalu. Saat itu, dia terpaksa membongkar seluruh bagian rumah untuk mengantisipasi bangunannya hancur. Sedangkan sekarang, Ngatiman kembali membongkar bangunan bagian belakang dengan alasan serupa.

“Mau bagaimana lagi. Akan sangat berbahaya bila tetap beraktivitas di dapur dan gudang, karena kapan saja bisa ambrol,” kata dia.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Didik Wahyu Nugroho, mengatakan, tim kian intens mengawasi situasi terakhir di lokasi rawan longsor. Terdeteksi puluhan rumah rawan longsor setelah tiga rumah tertimbun material pada akhir pekan ini.

“Senin atau Selasa depan, akan ditinjau lagi. Yang di lokasi Kobar III ada tiga rumah terancam longsor, sedangkan di Kalipucung ada beberapa. Puluhan hunian di lereng Menoreh memang dinyatakan siaga bencana longsor,” kata dia.
(rsa)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved