Diprotes, PT KAI tarik penjaga perlintasan

Selasa, 10 Desember 2013 - 22:04 WIB
Diprotes, PT KAI tarik...
Diprotes, PT KAI tarik penjaga perlintasan
A A A
Sindonews.com - Baru saja terjadi kecelakaan di Bintaro, Jakarta, PT KAI kembali membuat kebijakan yang dinilai sangat ceroboh dan membahayakan warga di Jombang, Jawa Timur.

Belum diketahui apa penyebabnya, PT KAI tiba-tiba mematikan sirine dan menarik petugas penjaga pintu perlintasan dari pos perlintasan di Jalan Raya Jombang-Surabaya.

Akibatnya sejumlah kendaraan yang melintas nyaris tertabrak kereta. Warga Wonokerto, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang Jawa Timurpun dibuat bingung menjaga jalan agar tidak terjadi kecelakaan seperti di Jakarta.

Menurut warga di sekitarnya, biasanya ada penjaga palang pintu di lokasi tersebut. Namun mulai hari ini sudah tak terlihat lagi. Pos tempat penjaga bertugas sudah terkunci dan kosong. Bahkan sirine pertanda kereta akan melintas juga dimatikan.

"Di sekitar pos hanya terpampang spanduk pemberitahuan bahwa sejak tanggal 10 Desember PT KAI tidak menyediakan penjaga pintu perlintasan di jalur ini lagi," tukas Ketua RW Desa Wonokerto Supriyanto, Selasa (10/12/2013).

Alasannya, karena dilokasi tersebut sudah dibangun jalan layang sehingga jalur bawahnya akan ditutup oleh Dinas Perhubungan.

Menurut Supriyanto warga tetap akan memrotes kebijakan PT KAI itu. Sebab, saat ini jalan belum ditutup namun penjaga pintu perlintasan sudah ditarik lebih dulu.

Selain itu, warga juga akan protes kepada Dishub yang berencana menutup jalan di bawah jalan layang karena jalan tersebut merupakan jalur alternatif satu-satunya yang menghubungan Jombang-Surabaya sekaligus jalur penghubung antar desa.

Ternyata tak hanya warga yang terkejut, polisi lalu lintas juga mengakut bingung dengan kebijakan PT KAI yang tiba-tiba menarik petugas penjaga perlintasan.

Terpaksa, saat ini seorang anggota polantas berjaga di perlintasan itu bersama-sama warga.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai masalah ini, Kepala Stasiun Kereta Api Peterongan tidak berada di kantornya.

Warga hanya meminta PT KAI kembali menempatkan petugas penjaga pintu perlintasan di Desa Wonokerto karena jalan tersebut merupakan jalan raya antar provinsi agar tidak terjadi korban jiwa.
(lns)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Kereta Bandara Soetta...
Kereta Bandara Soetta Mulai Beroperasi 1 Juli 2020
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
5 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
11 jam yang lalu
Infografis
Anoa 6x6 Amfibi, Penjaga...
Anoa 6x6 Amfibi, Penjaga Darat dan Air Buatan Anak Bangsa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved